Tiga vaksin COVID-19 inaktif Turki siap diujicobakan pada manusia

Tiga vaksin COVID-19 inaktif Turki siap diujicobakan pada manusia

Delegasi Kementerian Kesehatan Turki yang dipimpin Wakil Menteri Kesehatan Turki berkunjung ke produsen vaksin Bio Farma di Bandung dan menyatakan minat kolaborasi riset pengembangan dan produksi vaksin. ANTARA/HO-Bio Farma.

Saya yakin latar belakang teknis dan ilmiah negara kami serta ambisi dan upaya para ilmuwan kami akan memberikan vaksin yang terbaik untuk kami,
Ankara (ANTARA) - Menteri Kesehatan Turki, Fahrettin Koca, pada Rabu pagi (6/1) mengumumkan bahwa tiga calon vaskin COVID-19 inaktif siap untuk uji klinis pada manusia.

Koca mengatakan 17 calon vaksin COVID-19 yang berbeda saat ini sedang dikembangkan di Turki, dan di antaranya, "tiga calon vaksin kami telah diajukan kepada Turkish Medicines and Medical Devices Agency (TMMDA) untuk mulai diujicobakan pada manusia."

"Vaksin inaktif kami yang kini dalam tahap eksperimen pada manusia akan memulai Fase 2. Diharapkan Fase 3 dapat dilakukan pada April," katanya.

Baca juga: Turki akhir Desember mungkin mulai vaksinasi Sinovac
Baca juga: Turki beli 50 juta dosis vaksin Sinovac


Menurut Koca, vaksin Virus-Like Particle (VLP), yang unik di dunia, telah mencapai tingkat produksi untuk riset dan aplikasi uji klinis pada manusia segera.

Koca mengklaim bahwa kapasitas keilmuan Turki mampu melakukan kegiatan riset dan pengembangan untuk semua jenis vaksin.

"Saya yakin latar belakang teknis dan ilmiah negara kami serta ambisi dan upaya para ilmuwan kami akan memberikan vaksin yang terbaik untuk kami," pungkasnya.

Sumber: Anadolu

Baca juga: Turki terima pengiriman pertama vaksin COVID-19 Sinovac
Baca juga: Turki sebut vaksin Sinovac China 91,25 persen efektif

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar