Tenis

Halep siap jalani isolasi jelang Australian Open 2021

Halep siap jalani isolasi jelang Australian Open 2021

Petenis putri asal Rumania Simona Halep. ANTARA/REUTERS/GONZALO FUENTES.

Saya tahu ini akan sulit secara mental
Jakarta (ANTARA) - Petenis peringkat dua dunia versi WTA Simona Halep akan menyiapkan mentalnya menjalani isolasi selama dua pekan jelang Australian Open 2021, yang ia anggap sebagai periode menakutkan setelah sebelumnya pernah terjangkit COVID-19.

"Saya tahu ini akan sulit secara mental, tetapi saya merasa pengalaman saya dalam gelembung (isolasi) di 2020 akan membantu saya mengetahui lebih banyak tentang apa yang diharapkan," kata Halep kepada Reuters, Sabtu.

Kendati harus diisolasi saat tiba di Australia, namun petenis yang mencatatkan 17 kemenangan tur WTA selama musim 202 ini juga berterima kasih kepada panitia atas jeda lima jam untuk berlatih setiap hari selama masa isolasi.

Baca juga: Petenis peringkat dua dunia Simona Halep positif COVID-19

"Stres saya juga berkurang karena saya tahu bahwa penanganan mereka terkendali dengan baik di Australia dan begitu kita keluar dari karantina, kami bisa bebas," ungkapnya.

Pertandingan kompetitif terakhir Halep adalah di French Open pada awal Oktober dan dia berharap mendapatkan beberapa aksi pemanasan di acara WTA 500 di Melbourne Park sebelum Grand Slam lapangan keras.

Dengan dibatalkannya turnamen Asia dan WTA Finals pada 2020 karena pandemi, menjadi jeda yang panjang bagi Halep. Namun dia mengatakan menikmati berada di rumah dan membiarkan tubuh dan pikirannya pulih dari tahun yang penuh tekanan.

Baca juga: Halep akui temukan kekuatan diri di masa pandemi COVID-19

"Saya banyak melatih kebugaran, merawat tubuh lebih dari sebelumnya, begitu banyak latihan penguatan dan kecepatan, dan dari awal Desember kami benar-benar meningkatkan latihan di lapangan," pungkas petenis asal Rumania itu.

Halep telah melewatkan ayunan lapangan keras di Amerika Serikat karena kekhawatiran atas pandemi dan ketakutan terburuknya terwujud ketika dia tertular virus pada bulan Oktober.

"Untungnya saya tidak terlalu sakit, tetapi sebagai atlet profesional, saya khawatir dengan paru-paru saya, jadi kami melakukan banyak tes dan semuanya baik-baik saja," kata pemenang French Open 2018 itu.

Baca juga: Australia Open dimulai 8 Februari 2021
Baca juga: Petenis tiga besar akan jalani isolasi jelang Australian Open
Baca juga: Australian Open terpaksa ganti hotel karantina

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Hana Goda, gadis Mesir juara dunia tenis meja

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar