Bursa Aussie dibuka melemah meski terjadi lonjakan saham energi

Bursa Aussie dibuka melemah meski terjadi lonjakan saham energi

Ilustrasi - Sejumlah pegawai sedang memperhatikan monitor bursa saham Australia (ASX). ANTARA/REUTERS/David Gray/am.

Sydney (ANTARA) - Bursa saham Australia sedikit lebih rendah pada pembukaan perdagangan Senin pagi, dengan lonjakan di sektor energi sebagian mengimbangi kerugian besar yang lebih luas.

Pada pukul 10.30 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 8,80 poin atau 0,13 persen menjadi 6.749,10, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas turun 8,20 poin atau 0,12 persen pada 7.016,00 poin.

Sektor energi berkinerja paling baik di awal perdagangan, membukukan lonjakan sekitar 2,5 persen didukung oleh harga minyak yang lebih tinggi.

Mengimbangi keuntungan tersebut adalah teknologi informasi turun 1,4 persen dengan kerugian luas di seluruh sektor, dan material turun lebih dari setengah persen, dengan kerugian besar pada penambang emas menyusul kejatuhan harga emas.

Di sektor keuangan, bank-bank besar sebagian besar lebih rendah dengan Commonwealth Bank turun 0,27 persen, ANZ turun 0,08 persen dan National Australia Bank turun 0,19 persen, namun Westpac Bank naik 0,05 persen.

Saham-saham pertambangan beragam dengan Rio Tinto turun 0,61 persen, Fortescue Metals turun 0,12 persen, BHP naik 0,69 persen dan penambang emas Newcrest turun 4,95 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas menguat dengan Oil Search naik 2,11 persen, Santos naik 2,15 persen dan Woodside Petroleum naik 2,74 persen.

Supermarket terbesar Australia melemah dengan Coles turun 0,11 persen dan Woolworths turun 0,30 persen.

Sementara raksasa telekomunikasi Telstra meningkat 0,17 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas terangkat 0,31 persen dan perusahaan biomedis CSL menguat 0,32 persen.

Baca juga: Meski "lockdown", bursa saham Australia berakhir di tertinggi 10 bulan

Baca juga: Saham Aussie datar saat reli teknologi dimbangi penurunan material

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar