Rapat Paripurna DPR dihadiri 384 anggota

Rapat Paripurna DPR dihadiri 384 anggota

Ketua DPR Puan Maharani (kedua kanan) didampingi Wakil Ketua DPR (dari kiri) Rachmat Gobel, Azis Syamsuddin dan Sufmi Dasco Ahmad saat memimpin Rapat Paripurna ke-11 Pembukaan Masa Persidangan III Tahun Sidang 2020-2021 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (11/1/2021). ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/foc.

Jakarta (ANTARA) - Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan Rapat Paripurna DPR RI pada Senin siang dihadiri sebanyak 384 anggota, terdiri atas 73 anggota hadir secara fisik dan 310 anggota secara virtual.

"Catatan Kesekjenan DPR RI, dari daftar hadir yang ditandatangani sebanyak 73 fisik dan 310 virtual, sehingga Rapat Paripurna DPR dihadiri 384 anggota DPR dari seluruh fraksi," kata Puan saat membuka Rapat Paripurna DPR, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin.

Baca juga: DPR gelar Rapat Paripurna pembukaan Masa Sidang III

Dia mengatakan, penerapan protokol kesehatan COVID-19 secara ketat dan pembatasan kehadiran anggota DPR dalam Rapat Paripurna karena sampai awal tahun 2021 angka penyebaran COVID-19 belum menurun.

Selain itu, menurut dia, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara ketat pada 11-25 Januari 2021.

Dalam kesempatan tersebut, Puan menyampaikan duka cita yang mendalam atas musibah jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 dan tanah longsor di Sumedang.

Baca juga: "Pekerjaan Rumah" DPR pada Masa Persidangan III 2020-2021

"Semoga para korban dapat segera ditemukan dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran serta ketabahan," ujarnya.

Puan juga menyampaikan duka cita atas meninggalnya dua anggota DPR RI yaitu Ali Taher Parasong dari Fraksi PAN dan Bambang Suryadi dari Fraksi PDI Perjuangan.

Baca juga: Puan: DPR akan cermat tetapkan Prolegnas 2021

Rapat Paripurna tersebut dihadiri secara fisik empat pimpinan DPR RI yaitu Ketua DPR RI Puan Maharani, para Wakil Ketua DPR RI yaitu Azis Syamsuddin, Rachmat Gobel, dan Sufmi Dasco Ahmad.

Pewarta: Imam Budilaksono
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Upaya pemerintah berantas mafia tanah

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar