Jenazah pramugara Sriwijaya Okky Bisma diserahkan kepada keluarga

Jenazah pramugara Sriwijaya Okky Bisma diserahkan kepada keluarga

Ayah dari Okky Bisma yang merupakan korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air nomor penerbangan SJ 182, Supeno Hendri Kiswanto (tengah) mengurus pengambilan jenazah anaknya di Posko Ante Mortem, RS Polri Kramatjati, Jakarta, Rabu (13/1/2021). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj.

Salah satu korban atas nama Okky Bisma dan pada hari ini keluarga telah sepakat hasil kerja dari Tim DVI untuk diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan
Jakarta (ANTARA) -
Tim Disaster Victim Identification (DVI) Rumah Sakit Polri menyerahkan jenazah korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJY 182 atas nama Okky Bisma yang merupakan pramugara Sriwijaya Air kepada keluarganya.
 
Penyerahan jenazah itu dilakukan di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis.
 
"Salah satu korban atas nama Okky Bisma dan pada hari ini keluarga telah sepakat hasil kerja dari Tim DVI untuk diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan," kata Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Rusdi Hartono di RS Polri.

Baca juga: Basarnas berharap cuaca bersahabat dukung pencarian Sriwijaya SJ 182
 
Proses penyerahan jenazah dilakukan Kepala Rumah Sakit (Karumkit) RS Polri Birgjen Asep Hendradiana kepada pihak maskapai Sriwijaya Air.
 
"Semoga kita berdoa almarhum diterima amal baiknya, ditempatkan di sisi Allah yang terbaik. Kami berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan keikhlasan," kata Asep.
 
Selanjutnya pihak Sriwijaya Air menyerahkan jenazah Okky kepada keluarga korban yang diwakilkan oleh ayahnya, Supeno Hendi Kiswanto.
 
Supeno pun menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Presiden Joko Widodo yang telah memberikan perhatian khusus terhadap tragedi pesawat Sriwijaya Air.
 
Dia pun juga mengucapkan terima kepada Mendagri yang diwakili oleh Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh yang datang ke rumah duka.
 
"Kami ucapkan terima kasih kepada tim evakuasi yang bekerja siang dan malam tidak ada henti yang akhirnya bisa menemukan jasad anak saya yang pertama kali," katanya.
 
Pihak keluarga juga terima kasih kepada pihak RS Polri dan jajarannya yang telah membantu kelancaran identifikasi dan prosesi hingga hari ini.
 
"Mohon doanya semoga Okky Bisma wafat dalam keadaan syahid, insya Allah. Secara dalil agama barang siapa yang sedang cari nafkah untuk keluarganya adalah jihad," tuturnya.

Baca juga: Fokus pencarian hari keenam pada korban dan CVR Sriwijaya SJ 182
 
Supeno mengatakan, sebenarnya jenazah Okky para hari Senin (11/1) sudah dapat diambil, tetapi pihak keluarga masih berharap masih ditemukan organ tubuh Okky lainnya dari tim evakuasi.
 
"Tapi hingga kemarin banyak kantong-kantong jenazah yang belum terindentifikasi. Saya serahkan semuanya kepada Allah, saya harus makamkan hari ini," tuturnya.
 
Diketahui sebelumnya Okky Bisma menjadi jenazah pertama yang berhasil teridentifikasi atas kecelakaan pesawat Sriwijaya Air, Sabtu (9/1/2021).
 
Jenazah Okky Bisma mudah teridentifikasi lantaran bagian tangan kanannya lengkap dengan telapak kanan masih utuh.
 
Hal itu memudahkan Tim Inafis Polri memeriksa kecocokan antara sidik jari kanan Okky dengan sidik jari di e-KTP Okky yang terdaftar pada manifes penerbangan.
 
Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri telah mengidentifikasi dua jenazah lainnya korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182, yakni atas nama Indah Halimah Putri dan Agus Minarni diidentifikasi melalui sidik jari.
 
Dengan demikian hingga Rabu (13/1), ada enam jenazah yang telah teridentifikasi yakni Okky Bisma, Khasanah, Fadly Satrianto, Asy Habul Yamin, Indah Halimah Putri dan Agus Minarni.
 

Pewarta: Syaiful Hakim
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar