Arus lalu lintas di jalan nasional Banjabaru dialihkan akibat banjir

Arus lalu lintas di jalan nasional Banjabaru dialihkan akibat banjir

Petugas kepolisian bersama unsur dinas dan instansi Pemkot Banjarbaru melakukan pengamanan di titik banjir di kawasan Jalan Mistar Cokrokusumo Kecamatan Cempaka Kota Banjarbaru. ANTARA/Dokumen

Pengalihan arus lalu lintas dari kawasan Hulu Sungai menuju Banjarmasin melalui Jalan A Yani Bundaran Simp 4 Banjarbaru - Bundaran Liang Anggang jalur sudah normal.
Banjarbaru (ANTARA) - Sejumlah titik di jalan nasional Jalan Jenderal Ahmad Yani Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan kebanjiran dan dipenuhi genangan air cukup tinggi sehingga arus lalu lintas dialihkan pihak kepolisian setempat.

Kapolres Banjarbaru AKBP Doni Hadi Santoso melalui Kasat Lantas Iptu Riyanda Putra S di Banjarbaru Kamis mengatakan, pengalihan dilakukan untuk memperlancar arus lalu lintas yang terganggu akibat tingginya genangan air.

"Genangan air cukup tinggi di Jalan A Yani km 25 depan Jalan Golf juga Jalan A Yani Km 29 dekat markas Brimob sehingga arus lalu lintas dialihkan untuk memperlancar arus kendaraan," ujarnya.

Pengalihan arus lalu lintas sesuai rekayasa Satlantas Banjarbaru yakni jalur dari kawasan Hulu Sungai menuju Banjarmasin melalui Jalan A Yani Bundaran Simp 4 Banjarbaru - Bundaran Liang Anggang jalur sudah normal.

Kemudian, jalur dari Tala menuju Banjarmasin melalui Simpang 3 Bentok - Bangkal - Palam - Jalan Trikora - LIK Liang Anggang - Jalan Yani (maupun sebaliknya) sudah normal dilintasi.
Baca juga: Jalan nasional di Kalsel putus diterjang banjir
Baca juga: Banjir tutup jalan lintas kabupaten di Banjarbaru-Tanah Laut


Akses dari Banjarbaru menuju Hulu Sungai (maupun sebaliknya) lumpuh total karena oprit jembatan putus di daerah Bawahan Selan Jalan A Yani Km 55.500 Kecamatan Mataraman Kabupaten Banjar.

Demikian pula, jalur menuju Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin dialihkan melalui Jalan A Yani melewati jalan bandara lama ke arah Jalan Kasturi hingga menuju bandara tersebut.

Disebutkan kasat, pengalihan arus lalu lintas bersifat situasional tergantung ketinggian air di titik genangan. Jika masih tinggi maka pengalihan arus diberlakukan tetapi jika air turun maka jalur jalan dibuka kembali.

Ditekankan, pengguna jalan baik roda dua maupun roda empat diminta untuk berhati-hati melintasi ruas jalan karena kondisi yang basah akibat hujan sehingga cukup rawan terjadi kecelakaan lalu lintas.

"Pengguna jalan kami minta hati-hati saat berkendara karena jalan licin dan rawan laka lantas. Ikuti arahan polisi lalu lintas di sekitar lokasi jalan yang mengatur lalu lintas pada titik ruas jalan yang dialihkan," katanya.
Baca juga: Polisi alihkan arus kendaraan dampak banjir di Tambang Ulang Kalsel
Baca juga: Ratusan rumah warga Binuang terendam banjir

 

Pewarta: Ulul Maskuriah/Yose Rizal
Editor: Muhammad Yusuf
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Gelombang pertama bantuan sembako korban banjir tiba di Bima

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar