Pemkab Badung akan beri bantuan tunai bagi warga saat PPKM

Pemkab Badung akan beri bantuan tunai bagi warga saat PPKM

Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta (kiri) dan Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa (kanan). ANTARA/HO-Humas Badung/fik

bantuan akan kami transfer melalui rekening Bank BPD Bali
Badung (ANTARA) - Pemkab Badung akan memberikan bantuan dana tunai sebesar Rp300 ribu per KK kepada warga Badung yang belum pernah mendapatkan bantuan dalam bentuk apapun dari dari pemerintah terkait penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

"Setelah berkoordinasi dengan dengan pihak Kejari terkait dengan legal opinion, kami pemerintah bersama DPRD Badung sepakat untuk memberikan bantuan sebesar Rp300 ribu per KK selama pelaksanaan PPKM kepada masyarakat yang memang sama sekali belum pernah mendapatkan bantuan," ujar Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dalam keterangan yang diterima di Mangupura, Kamis.

Proses pembagian bantuan stimulus dana tunai itu akan dilakukan secara simbolis pada Jumat (15/1) besok di Wantilan Objek Wisata Desa Sangeh, Badung.

Baca juga: PPKM dan Bali berjibaku lawan COVID-19

Selanjutnya, untuk proses pencairan bantuan dana tunai, Bupati Giri Prasta mengatakan, pihaknya telah memerintahkan Kelian Dinas, Kepala Lingkungan, Kepala Desa, Lurah dan Camat di masing-masing wilayah agar berkoordinasi dengan pihak Bank BPD Bali dalam membantu masyarakat penerima bantuan membuat rekening bank dengan sistem jemput bola ke rumah.

"Bantuan akan kami transfer melalui rekening Bank BPD Bali. Untuk itu kami minta kepada Kelian Dinas, Kaling, Lurah, Perbekel dan Camat untuk berkoordinasi dengan pihak BPD Bali agar membantu masyarakat dalam membuat rekening bank dengan sistem jemput bola untuk menghindari kerumunan pelayanan di bank," katanya.

Untuk mensukseskan program bantuan ini, ia meminta pihak desa dan kelurahan baik itu kelian dinas, kepala lingkungan serta pihak kecamatan agar melakukan pendataan kepada masyarakat secara teliti dan baik. Sehingga bantuan menjadi tepat sasaran dan tidak tumpang tindih agar masyarakat yang selama ini sama sekali belum pernah tersentuh bantuan dapat memperoleh program bantuan itu.

"Inilah pentingnya validasi dan pendataan segala bidang yang dilakukan di masing-masing desa karena data ini nantinya tidak hanya berguna dalam hal penyaluran bantuan semata namun juga akan sangat berguna untuk ke depannya,” ungkap Bupati Giri Prasta.

Baca juga: Misinformasi, Jawa-Bali "lockdown" dua minggu

Pihaknya juga mengajak seluruh pihak agar tidak panik menyikapi penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat yang dilaksanakan di wilayah itu karena PPKM bertujuan untuk mempercepat penanggulangan pandemi COVID-19 dengan melakukan pembatasan kegiatan masyarakat yang berpotensi menyebabkan kerumunan.

"Selaku kepala daerah kami pastikan akan selalu ada untuk masyarakat Badung. Kami juga selalu melakukan koordinasi dengan pihak-pihak lain untuk bisa membantu masyarakat menghadapi kondisi ini," ujarnya.

Baca juga: Pemerintah perlu jamin ketersediaan pangan selama PPKM Jawa-Bali
Baca juga: Gubernur Bali ambil jalan tengah dalam penerapan PPKM

Pewarta: Naufal Fikri Yusuf
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Zona merah, petugas sekat akses masuk Kota Madiun

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar