Presiden Ekuador Lenin Moreno sampaikan salam kepada Presiden Jokowi

Presiden Ekuador Lenin Moreno sampaikan salam kepada Presiden Jokowi

Presiden Ekuador Lenin Moreno (depan kiri) menerima surat-surat kepercayaan dari para duta besar negara sahabat, termasuk dari Duta Besar RI untuk Ekuador Agung Kurniadi (kedua kiri) di Quito, Kamis (14/01/2020). ANTARA/HO-KBRI Quito.

Jakarta (ANTARA) - Presiden Ekuador Lenin Moreno menitipkan salam hangat untuk Presiden Joko Widodo, saat ia menerima surat kepercayaan atas penunjukan Agung Kurniadi sebagai Duta Besar RI untuk Ekuador.

Acara penerimaan surat-surat kepercayaan duta besar asing pada Kamis (14/1) diselenggarakan dengan pengaturan protokol kesehatan yang ketat, serta pembatasan jumlah tamu yang hadir.

Pada kesempatan tersebut, Dubes Agung juga menyampaikan salam hangat Presiden Joko Widodo kepada Presiden Moreno, sekaligus menegaskan komitmen Indonesia untuk memperkuat kerjasama kedua negara di berbagai bidang.

Dubes Agung menyatakan Indonesia akan terus meningkatkan kerja sama yang telah berjalan dengan Ekuador, khususnya kerja sama ekonomi, termasuk perdagangan dan industri, demikian keterangan tertulis KBRI Quito, Jumat.

Tahun lalu, Indonesia dan Ekuador merayakan 40 tahun terjalinnya hubungan bilateral. Indonesia membuka Kedutaan Besar RI di Quito pada 2010.

Duta Besar RI untuk Ekuador Agung Kurniadi. (HO-KBRI Quito)


Dubes Agung Kurniadi merupakan Duta Besar RI untuk Ekuador yang ketiga sejak dibukanya perwakilan RI di Ekuador. Program prioritas Dubes Agung Kurniadi di Ekuador antara lain memajukan kerja sama yang mendorong percepatan pemulihan ekonomi, serta meningkatkan pelayanan dan perlindungan terhadap warga negara Indonesia.

Selain dubes Indonesia, dubes asing yang turut menyampaikan surat-surat kepercayaan kepada Presiden Lenin Moreno adalah Korea Selatan, Spanyol, Swedia, Slovenia, Thailand, dan Ceko.

Presiden Moreno menyampaikan kepada seluruh dubes mengenai keberagaman Ekuador di mana penduduknya merupakan para migran yang berasal dari Eropa, Asia, dan Afrika, sehingga membentuk Ekuador sebagai negara berpenduduk mestizo (percampuran budaya—red) dengan keberagaman yang tinggi.

Presiden Moreno juga mengundang para dubes untuk bekerja sama di bidang ekonomi dan investasi, mengingat Ekuador merupakan negara di kawasan Amerika Latin yang memiliki stabilitas moneter dan hukum.

Baca juga: Indonesia-Ekuador realisasikan forum kerja sama perdagangan dan investasi
Baca juga: Yuyun George kolaborasi musik dengan musisi Ekuador
Baca juga: Ribuan orang tonton tarian Indonesia di festival rakyat internasional di Ekuador    


Pewarta: Yashinta Difa Pramudyani
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar