Saham Tokyo ditutup turun karena aksi ambil untung setelah 5 hari naik

Saham Tokyo ditutup turun karena aksi ambil untung setelah 5 hari naik

Papan listrik menunjukkan harga penutupan rata-rata saham Nikkei di Distrik Chuo, Tokyo, pada 1 Desember 2020. ANTARA/The Yomiuri Shimbun/Atsushi Taketazu/pri.

Indeks Nikkei 225 turun 179,08 poin atau 0,62 persen menjadi 28.519,18
Tokyo (ANTARA) - Harga saham di bursa Tokyo ditutup turun pada Jumat setelah investor melakukan aksi ambil untung setelah selama lima hari berturut-turut indeks Nikkei mengalami kenaikan, karena ada kekhawatiran pasar sudah kepanasan (overheating).

Indeks Nikkei 225 turun 179,08 poin atau 0,62 persen menjadi 28.519,18.
Sementara, sebut Xinhua, indeks lebih luas Topix atas saham-saham pada papan utama bursa saham Tokyo turun 16,67 poin atau 0,89 persen menjadi 1.856,61.

Saham-saham peralatan transportasi, tekstil, serta listrik dan gas adalah di antara saham yang mengalami penurunan pada penutupan perdagangan.

Baca juga: Saham Tokyo dibuka sedikit lebih tinggi terdorong paket stimulus AS
Baca juga: IHSG akhir pekan ini diprediksi naik dibayangi aksi ambil untung
Baca juga: Saham Hong Kong dibuka melemah, indeks HSI terpangkas 0,36 persen

Penerjemah: Biqwanto Situmorang
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Penutupan perdagangan, ini capaian BEI sepanjang 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar