Jenazah korban Sriwijaya Air atas nama Ricko diserahkan ke keluarga

Jenazah korban Sriwijaya Air atas nama Ricko diserahkan ke keluarga

Anggota Badan Keamanan Laut membawa kantong jenazah korban kecelakaan Sriwijaya Air nomor penerbangan SJ 182 rute Jakarta-Pontianak pada hari kelima operasi SAR pesawat terbang itu, di Dermaga JICT, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (13/1/2021). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Jakarta (ANTARA) - Tim Identifikasi Korban Bencana Kepolisian Republik Indonesia menyerahkan jenazah korban jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air nomor registrasi PK CLC dan nomor penerbangan SJ 182 atas nama Ricko ke pihak keluarga.

"Tadi pukul 16.00 WIB keluarga dari almarhum Ricko telah kami serahkan jenazahnya untuk dimakamkan," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Kepolisian Indonesia, Brigadir Jenderal Polisi Rusdi Hartono, dalam jumpa pers di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta, Jumat.

Ricko merupakan jenazah keempat yang telah diserahkan ke pihak keluarga. Sebelumnya, tim Identifikasi Korban Bencana Kepolisian Republik Indonesia alias DVI Kepolisian Republik Indonesia telah menyerahkan tiga jenazah lainnya kepada pihak keluarga, masing-masing atas nama Okky Bisma, Asy Habul Yamin, dan Fadly Satrianto.

Baca juga: Tim DVI Polri berhasil identifikasi lima jenazah korban Sriwijaya Air

Hngga saat ini terdapat 17 jenazah yang telah berhasil teridentifikasi, yakni Okky Bisma, Khasanah, Fadly Satrianto, Asy Habul Yamin, Indah Halimah Putri, Agus Minarni, Ricko, Ihsan Adhlan Hakim, Mia Trasetyani, Yohanes Suherdi, Pipit Priyono, Supianto, Toni Ismail, Dinda Amelia, Isti Yudha Prastika, Putri Wahyuni, dan Rahmawati.

Diketahui, pesawat Sriwijaya Air nomor penerbangan SJ 182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pada Sabtu (9/1) pukul 14.40 WIB dan jatuh di perairan Kepulauan Seribu di antara Pulau Lancang dan Pulau Laki.

Baca juga: Polairud bawa 21 kantong serpihan Sriwijaya Air SJ-182

Pesawat jenis Boeing 737-500 itu hilang kontak pada posisi 11 mil laut di utara Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang setelah melewati ketinggian 11.000 kaki dan pada saat menambah ketinggian di 13.000 kaki dari permukaan laut.

Pesawat terbang itu lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta pukul 14.36 WIB. Jadwal itu mundur dari jadwal penerbangan sebelumnya 13.35 WIB. Penundaan keberangkatan karena faktor cuaca.

Berdasarkan data manifest, pesawat yang diproduksi pada 1994 itu membawa 62 orang terdiri atas 50 penumpang dan 12 pengawak. Dari jumlah itu terdapat 40 orang dewasa, tujuh anak-anak, dan tiga bayi.

Baca juga: Hari ketujuh evakuasi SJ-182, Tim SAR temukan 13 kantong jenazah

Pewarta: Fathur Rochman
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2021

59 korban Sriwijaya Air SJ182 telah teridentifikasi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar