Irak temukan wabah flu burung di Provinsi Salahudin

Irak temukan wabah flu burung di Provinsi Salahudin

Ilustrasi - Penjaga kebun binatang memvaksinasi angsa berkepala batang di kebun binatang setelah Kazakhstan melaporkan beberapa wabah flu burung yang sangat patogen di negara tersebut, di Almaty, Kazakhstan, Kamis (24/9/2020). Gambar diambil 24 September 2020. ANTARA FOTO/REUTERS/Pavel Mikheyev/WSJ/djo.

Baghdad (ANTARA) - Gubernur Provinsi Salahudin, Irak, pada Jumat mengungkapkan bahwa virus flu burung ditemukan di Kota Samarra, sementara Kementerian Pertanian Irak mengonfirmasi bahwa semua langkah perlindungan telah dilakukan untuk mencegah penyebaran virus tersebut.

"Tes laboratorium membuktikan bahwa unggas di Kota Samarra, sekitar 120 km utara Ibu Kota Baghdad, terinfeksi flu burung," kata Ammar Khalil melalui pernyataan.

Khalil menyebutkan sekitar 60.000 ekor ayam di kota tersebut terinfeksi flu burung. Gubernur juga meminta pemilik peternakan dan warga di Samarra agar waspada terhadap virus tersebut, menurut pernyataan.

Melalui pernyataan terpisah, Kementerian Pertanian Irak mengatakan telah mengambil semua langkah perlindungan untuk mencegah penyebaran virus flu burung jenis H5N8 ke peternakan lainnya di Provinsi Salahudin.

Menurutnya, setelah temuan infeksi di dua peternakan unggas di Samarra, Departemen Kedokteran Hewan mengelar rapat dan menyetujui rencana darurat untuk mengendalikan penyakit tersebut.

Kementerian memerintahkan agar semua ayam di peternakan yang terinfeksi virus dimusnahkan dan balai peternakan dilakukan sterilisasi, selain menutup akses dan memindai radius 3 kilometer daerah sekitar peternakan.

Sumber: Xinhua

Baca juga: Hongaria musnahkan 101.000 ekor ayam karena wabah flu burung 

Baca juga: Jerman akan musnahkan 62.000 unggas usai temukan kasus flu burung

Baca juga: Belanda musnahkan 200.000 ayam usai deteksi kasus flu burung kedua


 

Tiga strategi penanganan flu burung disarankan untuk tangani COVID-19

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar