RDPU Komisi III bersama Kompolnas dilaksanakan tertutup

RDPU Komisi III bersama Kompolnas dilaksanakan tertutup

Dokumentasi - Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PKB Jazilul Fawaid (kanan) memberikan paparan secara virtual disaksikan anggota Kompolnas Yusuf Warsyim (kiri) dalam diskusi Dialektika Demokrasi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (26/11/2020). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/nz

Jakarta (ANTARA) - Komisi III DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) pada Senin pagi yang dilaksanakan secara tertutup.

"Perkenankan kami membuka rapat ini dengan memohon persetujuan rapat ini dilaksanakan tertutup untuk umum, apakah disetujui," kata Wakil Ketua Komisi III DPR RI Adies Kadir saat membuka RDPU di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin.

Lalu seluruh anggota Komisi III DPR menyatakan setuju RDPU itu dilaksanakan secara tertutup.

Sebelum pengambilan keputusan tersebut, Adies Kadir mengatakan RDPU itu telah dihadiri 25 anggota Komisi III DPR dari 6 fraksi secara fisik dan virtual. Karena itu menurut dia, rapat tersebut telah memenuhi kuorum sehingga bisa dilaksanakan.

RDPU itu juga dihadiri para anggota Kompolnas secara fisik maupun virtual.

Baca juga: Komisi III dalami penjelasan Kompolnas terkait calon Kapolri

Baca juga: Listyo Sigit calon Kapolri, Kompolnas: Bukti regenerasi Polri berjalan


Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mengatakan Komisi III DPR RI akan mendalami penjelasan Kompolnas terkait calon Kapolri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo dalam RDPU pada Senin pagi.

"Komisi III DPR akan menggelar RDPU dengan Kompolnas. Kami perdalam terkait calon Kapolri tunggal," kata Sahroni.

Dia mengatakan, Komisi III DPR dalam RDPU itu akan menanyakan semua hal kepada Kompolnas khususnya terkait calon Kapolri.

Menurut dia, RDPU itu dilakukan sebelum uji kelayakan dan kepatutan calon Kapolri yang akan dilaksanakan pada Rabu (20/1) pagi.

Pewarta: Imam Budilaksono
Editor: Chandra Hamdani Noor
COPYRIGHT © ANTARA 2021

DPR RI dukung Badan POM uji klinis fase II Vaksin Nusantara

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar