Liga 1 Indonesia

Borneo FC desak PSSI selesaikan izin kompetisi dari kepolisian

Borneo FC desak PSSI selesaikan izin kompetisi dari kepolisian

Ilustrasi: Pemain Borneo FC Diego Michiels (kedua kanan) memprotes keputusan wasit Sance Lawita dalam pertandingan pekan pertama Shopee Liga 1 2020 melawan Persija Jakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Minggu (1/3/2020). Persija menang dengan skor 3-2. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/wsj.

Jakarta (ANTARA) - Borneo FC mendesak PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) menyelesaikan izin penyelenggaraan kompetisi dari kepolisian agar penundaan seperti pada Oktober lalu tak kembali terulang.

Saat itu PSSI dan PT LIB akan melanjutkan kompetisi pada Oktober. Jadwal pertandingan sudah dikirimkan ke seluruh peserta. Akan tetapi, dua hari jelang kickoff kompetisi kembali ditangguhkan karena belum mengantongi izin.

"Tentu izin (kepolisian) harus dipegang terlebih dahulu," ujar Presiden Borneo FC Nabil Husein seperti dikutip dalam laman resmi klub dari Jakarta, Senin.

Baca juga: Borneo FC minta Presiden Jokowi bantu permudah izin kompetisi

Nabil sepakat dengan usulan-usulan klub peserta lainnya yang meminta agar kompetisi musim 2020 dihentikan dan PSSI serta LIB fokus merancang musim baru.

Ia menyarankan kompetisi bisa digelar setelah Lebaran, dengan begitu semua tim memiliki waktu panjang dalam mempersiapkan diri, salah satunya negosiasi ulang dengan sponsor.

"Usul, jika bisa lebih baik setelah Lebaran. Karena klub juga perlu waktu untuk mencari sponsor, bernegosiasi dengan sponsor. Sehingga klub akan sehat ke depannya," ujar Nabil.

Baca juga: Borneo FC mesti putar otak agar bisa penuhi hak pemain

Menurutnya, apabila PSSI keukeuh akan melanjutkan liga musim 2020 bakal berdampak ke berbagai aspek. Saat ini hampir seluruh klub ditinggal para pemain asingnya. Persiapan juga menjadi mepet dan para pemain tak akan memberikan penampilan terbaiknya.

"Apabila dipaksakan untuk bergulir musim 2020, akan banyak efek nantinya salah satunya tidak adanya energi atau antusias dalam menjalankan pertandingan. Alangkah lebih baik untuk buat kompetisi baru dengan tatanan yang baik," katanya.

Dirinya juga mengklarifikasi berita yang ramai beredar terkait Borneo FC yang sepakat untuk dihapuskannya sistem degradasi di musim 2021. Borneo saat ini hanya menginginkan agar kompetisi musim 2020 dihentikan saja.

"Saya mau klarifikasi soal berita yang beredar yang mana Borneo FC sepakat minta dihapuskan status degradasi Itu tidak benar. Yang benar adalah Borneo FC sepakat untuk stop kompetisi 2020 dan secepatnya diputuskan soal penghentian kompetisi," kata dia.

Baca juga: Victor Igbonefo minta PSSI secepatnya putuskan nasib kompetisi
Baca juga: Madura United tegaskan kompetisi Liga 1 musim 2020 dihentikan saja
Baca juga: Bhayangkara Solo FC usul kompetisi digelar selepas Lebaran

Pewarta: Asep Firmansyah
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

PSSI siapkan turnamen pramusim bernama Piala Menpora 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar