Aktivitas pendidikan di Aceh terhenti akibat banjir

Aktivitas pendidikan di Aceh terhenti akibat banjir

Salah satu sekolah di Kabupaten Pidie yang terendam banjir, Senin (18/1/2021) (ANTARA/HO)

Ketinggian air diperkirakan mencapai 50 sampai 70 centi meter namun di beberapa daerah sudah mulai surut.
Banda Aceh (ANTARA) - Aktivitas pendidikan di Kabupaten Pidie, Aceh mulai terhenti akibat banjir menyusul hujan deras yang melanda kawasan tersebut.

"Sejumlah sekolah di Kecamatan Padang Tuji sejak hari ini tidak bisa beraktivitas lagi karena banjir," kata Kapala Dinas Pendidikan Pidie Riswandi yang dihubungi dari Banda Aceh, Senin.

Sebelumnya, ratusan rumah dari enam kecamatan di Kabupaten Pidie, Aceh terendam banjir akibat hujan dengan intensitas tinggi dan meluapnya air sungai di daerah tersebut.

Berdasarkan data BPBD setempat, enam wilayah yang terendam banjir tersebut yakni di Kecamatan Padang Tiji (12 desa), Delima (sembilan desa), Mila (delapan desa), sedangkan di Indra Jaya, Pidie, Glumpang Baro masih dalam pendataan.

Ketinggian air diperkirakan mencapai 50 sampai 70 centi meter namun di beberapa daerah sudah mulai surut.

Riswandi mengatakan saat dirinya turun ke lapangan, banjir sudah memasuki perkarangan sejumlah sekolah mulai dari tingkat dasar (SD) menengah pertama (SMP) dan menengah atas (SMA).

"Sekolah yang ikut terendam untuk sementara ada 15 SD, tiga SMP dan ada juga SMA satu," ujarnya.

Riswandi belum bisa memperkirakan sampai kapan aktivitas pendidikan di sana terhenti meski air sudah mulai surut, karena juga harus dibersihkan terlebih dahulu.

"Mungkin dalam waktu deket sudah sekolah lagi seperti biasa, ketika air sudah surut dan dibersihkan ruang kelas," demikian ujar Riswandi.
 

Pewarta: Rahmat Fajri
Editor: Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Gelombang laut 2 meter berpotensi terjadi di Selat Malaka

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar