Saham Spanyol balik menguat, indeks IBEX 35 terdongkrak 0,29 persen

Saham Spanyol balik menguat, indeks IBEX 35 terdongkrak  0,29 persen

Bursa saham Spanyol. ANTARA/EPA/Fernando Alvarado/pri. (ANTARA/EPA/Fernando Alvarado)

Madrid (ANTARA) - Saham-saham Spanyol berakhir lebih tinggi pada perdagangan Senin (18/1/2021), berbalik menguat dari kerugian akhir pekan lalu saat terjadi aksi ambil untung, dengan indeks acuan IBEX 35 di Bursa Efek Madrid terdongkrak 0,29 persen atau 23,80 poin, menjadi menetap di 8.254,50 poin.

Indeks IBEX 35 anjlok 1,69 persen atau 141,70 poin menjadi 8.230,70 poin pada Jumat (15/1/2021), setelah menguat 0,14 persen atau 11,30 poin menjadi 8.372,40 poin pada Kamis (14/1/2021), dan bertambah 0,18 persen atau 15,20 poin menjadi 8.361,10 poin pada Rabu (13/1/2021).

Dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks IBEX 35, sebanyak 28 saham yang berhasil meraih keuntungan, sementara tujuh saham lainnya menderita kerugian.

Pharma Mar SA, perusahaan farmasi Spanyol, berhasil meraih keuntungan paling besar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya melambung 4,66 persen.

Disusul oleh saham salah satu perusahaan real estat terkemuka Spanyol Merlin Properties Socimi SA yang terangkat 3,05 persen, serta perusahaan farmasi Spanyol Almirall SA menguat 2,75 persen.

Di sisi lain, Aena SME SA, perusahaan milik negara yang mengelola bandara dan heliport untuk kepentingan umum di Spanyol mengalami kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan nilai sahamnya terpuruk 2,34 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan pemelihara dan pengoperasi jaringan transmisi listrik Spanyol Red Electrica Corporacion SA yang melemeh 1,26 persen, serta perusahaan penyedia gas dan listrik Spanyol Naturgy Energy Group SA menyusut 0,82 persen.

Baca juga: Saham Spanyol tumbang, indeks IBEX 35 anjlok 1,69 persen

Baca juga: Saham Spanyol kembali menguat, indeks IBEX 35 terangkat 0,14 persen


Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar