Pantauan DKPKP DKI harga telur stabil usai digelar pangan murah

Pantauan DKPKP DKI  harga telur stabil usai digelar pangan murah

Petugas Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (DKPKP) DKI Jakarta mengecek ketersediaan dan kualitas telur ayam ras di pasaran, Senin (18/1/2021) (ANTARA/HO-DKPKP DKI Jakarta)

Kegiatan GMP waktu itu dilaksanakan tanggal 23-30 Desember 2020 di 15 pasar di bawah pengelolaan Perumda Pasar Jaya
Jakarta (ANTARA) - Hasil pantauan Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (DKPKP) DKI Jakarta harga telur ayam ras sudah kembali stabil setelah kegiatan Gelar Pangan Murah (GMP)  pada akhir Desember 2020.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala DKPKP DKI Jakarta Suharini Eliawati, Selasa, menyebutkan, harga telur ras di tingkat pasar modern atau swalayan berkisar Rp23 ribu hingga Rp24.500 per kg.

Baca juga: Telur dan cabai murah ada di lima pasar ini

"Di tingkat pasar tradisional dan Toko Tani Center juga menjual telur ayam ras Rp23 ribu per kg, saat itu harga rata-rata telur ayam ras di pasar yang berada di bawah pengelolaan Perumda Pasar Jaya Rp28.858 per kg," kata Elly sapaan akrab Suharini.

Harga telur di wilayah DKI Jakarta sempat mengalami lonjakan menjelang Natal dan akhir tahun, mencapai Rp30 ribu per kg.

Berdasarkan pantauan DKPKP DKI pada tanggal 21 Desember 2020 harga jual telur di Pasar Pademangan Timur, Jakarta Utara menembus Rp38 ribu per kg.

Baca juga: 500 kg telur terjual dalam Gelar Pangan Murah di Jakarta

Guna meringankan beban masyarakat yang sedang terdampak pandemi, DKPKP DKI Jakarta bekerja sama dengan Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian menggelar GPM telur ayam ras Rp24 ribu per kg di sejumlah pasar tradisional di Ibu Kota.

Kegiatan GMP waktu itu dilaksanakan dimulai tanggal 23 Desember 2020 sampai dengan 30 Desenber 2020, total ada 15 pasar di bawah pengelolaan Perumda Pasar Jaya yang ditunjuk sebagai lokasi kegiatan.

GMP dilaksanakan dua hari sekali di pasar-pasar yang berbeda. Seperti tanggal 23-24 Desember ada di lima pasar, lalu tanggal 27-28 Desember juga di lima pasar, dan 29-30 Desember digelar di tujuh pasar.

"Peningkatan harga telur ayam ras saat itu disebabkan oleh meningkatnya permintaan konsumsi telur ayam ras menjelang Natal dan Tahun Baru," kata Elly.

Baca juga: Harga telur ayam murah ada di 15 pasar di DKI Jakarta

GPM bertujuan membantu meringankan bebas masyarakat untuk mendapatkan telur ayam yang berkualitas dan terjangkau

Elly menambahkan, pihaknya melakukan evaluasi setelah GPM telur murah dilaksanakan untuk mengetahui dampaknya.

Jika dibandingkan dengan hari ini, lanjut dia, maka dapat kita ketahui harga telur ayam ras di Jakarta sudah mengalami penurunan yang signifikan di pasar tradisional.

Pantauan DKPKP DKI dari Info Pangan Jakarta (IPJ) harga telur ayam ras rata rata Rp 24.255 per kg. Telur ayam ras terendah Rp 21.500 per kg di Pasar Cijantung dan harga tertinggi Rp 27 ribu per kg di Pasar Mayestik, Jakarta Selatan.

"Ini artinya telur ayam ras di Jakarta sudah kembali stabil dan pantauan kami di lapangan telur ayam ras tersedia disemua pasar," ujar Elly.

Pewarta: Laily Rahmawaty
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Telur Ayam di Aceh stabil hingga Idul Fitri

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar