Kemarin, alasan Jakarta tertinggi COVID-19 hingga aksi eksibisionis

Kemarin, alasan Jakarta tertinggi COVID-19 hingga aksi eksibisionis

Dua orang warga tidak menggunakan masker saat melintas di daerah Sudirman, Jakarta, Sabtu (16/1/2021). Berdasarkan data Satuan Tugas Penanganan COVID-19 pada Sabtu (16/1) kasus positif COVID-19 bertambah 14.224 orang menjadi 896.642 orang, sementara kasus pasien sembuh bertambah 8.662 orang menjadi 727.358 orang dan kasus pasien meninggal bertambah 283 orang menjadi 25.767 orang. (ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/hp)

Jakarta (ANTARA) - Beragam peristiwa di wilayah Jakarta terjadi pada Senin (18/1/2021), di antaranya alasan mengapa kasus COVID-19 di Ibu Kota sebagai yang tertinggi di Indonesia hingga pelaku eksibisionis yang beraksi di Jakarta Timur.

Berikut rangkuman berita metropolitan yang disajikan oleh LKBN ANTARA.

1. Ini alasan di Ibu Kota COVID-19 paling tinggi se-Indonesia

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menilai Jakarta sebagai Ibu Kota sekaligus daerah transit menjadi salah satu penyebab kasus COVID-19 paling tinggi dibanding daerah lainnya.

Selengkapnya bisa dibaca di sini

2. Sejumlah warga Komplek Abadi Duren Sawit jadi korban eksibisionis

Komedian Isa Wahyu Prastantyo atau Isa Bajaj mengungkapkan kasus eksibisionis telah dialami sejumlah warga di Komplek Abadi, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Berita selengkapnya bisa dibaca di sini

3. Vanessa Angel bebas murni

Aktris Vanessa Angel telah memperoleh surat keterangan bebas murni dari Rumah Tahanan Kelas II Jakarta di Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin, setelah sekitar dua bulan menjalani masa tahanan akibat terjerat narkoba.

Berita selengkapnya bisa dibaca di sini

4. Polisi sebut tak ada pelanggaran prokes pada acara Raffi Ahmad

Polda Metro Jaya menyebut tidak ada pelanggaran protokol kesehatan (prokes) dalam acara ulang tahun Ricardo Gelael yang dihadiri Raffi Ahmad dan menjadi viral di media sosial.

Berita selengkapnya bisa dibaca di sini

5. Lantik Sekda DKI, Anies ingatkan tugas tanggulangi krisis COVID-19

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengingatkan kepada Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Marullah Matali tentang salah tugas pejabat publik adalah menanggulangi krisis COVID-19 di Ibu Kota.

Berita selengkapnya bisa dibaca di sini

Pewarta: Andi Firdaus
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Wiku: Sebagian besar mutasi virus tidak menurunkan efikasi vaksin

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar