China laporkan lebih dari 100 kasus COVID-19 baru untuk hari ke-7

China laporkan lebih dari 100 kasus COVID-19 baru untuk hari ke-7

Orang-orang yang memakai masker wajah setelah wabah penyakit virus corona (COVID-19) berjalan melewati toko-toko di sepanjang gang Yandaixiejie, di Beijing, Cina 16 Januari 2021. Gambar diambil 16 Januari 2021. REUTERS / Tingshu Wang

Shanghai/Beijing (ANTARA) - China melaporkan lebih dari 100 kasus baru COVID-19 untuk hari ketujuh pada Selasa (19/1) dalam wabah domestik terburuk sejak Maret tahun lalu, dengan satu provinsi di wilayah timur lautnya mengalami rekor peningkatan harian.

China daratan melaporkan 118 kasus baru COVID-19 pada 18 Januari, naik dari 109 kasus sehari sebelumnya, kata otoritas kesehatan nasional dalam sebuah pernyataan.

Komisi Kesehatan Nasional juga menyebutkan bahwa dari 118 kasus baru tersebut, sebanyak 106 kasus adalah infeksi lokal, di mana 43 kasus dilaporkan di Jilin, yang merupakan rekor harian baru untuk provinsi timur laut China itu. Selanjutnya, 35 kasus dilaporkan di provinsi Hebei, yang terletak di dekat Beijing.

Baca juga: Kasus bertambah, Hebei bangun 3.000 rumah sementara untuk karantina
Baca juga: China larang masuk dua anggota tim WHO usai terbukti positif COVID


Ibu kota China sendiri, Beijing, melaporkan satu kasus baru COVID-19, sementara Heilongjiang yang terletak di utara melaporkan 27 kasus infeksi baru.

Jutaan orang telah diisolasi dalam beberapa hari terakhir saat beberapa kota di wilayah utara China menjalani pengujian massal untuk virus corona baru di tengah kekhawatiran bahwa infeksi yang tidak terdeteksi dapat menyebar dengan cepat selama liburan Tahun Baru Imlek, yang hanya beberapa pekan lagi.

Ratusan juta orang melakukan perjalanan selama liburan Imlek, yang akan dimulai pada pertengahan Februari tahun ini, saat para pekerja migran kembali ke rumah mereka untuk melihat keluarga.

Pihak berwenang telah mengimbau orang-orang untuk menghindari perjalanan menjelang liburan dan menjauh dari pertemuan massal seperti pesta pernikahan.

Wabah saat ini di Jilin disebabkan oleh seorang penjual yang terinfeksi yang bepergian ke dan dari provinsi tetangga Heilongjiang, tempat di mana klaster infeksi corona terjadi sebelumnya.

Jumlah keseluruhan kasus baru COVID tanpa gejala, yang tidak diklasifikasikan oleh China sebagai kasus infeksi yang dikonfirmasi, turun menjadi 91 dari 115 sehari sebelumnya.

Jumlah total kasus COVID-19 yang dikonfirmasi di China daratan adalah 89.454, sementara jumlah kematian akibat infeksi virus corona tetap tidak berubah, yakni 4.635 jiwa.

Sumber: Reuters

Baca juga: Tim penyelidik COVID di China akan mulai rapat virtual dari karantina
Baca juga: China laporkan kasus harian COVID-19 tertinggi sejak 10 bulan lebih

Penerjemah: Yuni Arisandy Sinaga
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

RI minta China kirim vaksin tepat waktu

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar