Pakar ingatkan figur publik harus konsisten terapkan 5M

Pakar ingatkan figur publik harus konsisten terapkan 5M

Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran Prof Dr Cissy Kartasamita. (ANTARA/Istimewa)

Pelibatan figur publik sudah tepat, namun jangan sampai mereka memberikan contoh tidak baik
Jakarta (ANTARA) - Pakar sekaligus Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran Prof Dr Cissy Kartasamita mengingatkan figur publik harus konsisten dan menjadi contoh bagi masyarakat dalam menerapkan 5M.

5M meliputi memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas.

"Pelibatan figur publik sudah tepat, namun jangan sampai mereka memberikan contoh yang tidak baik kepada masyarakat. Makanya dituntut selalu konsisten menerapkan 5M," kata Cissy saat dihubungi di Jakarta, Selasa.

Baca juga: Gubernur: Kota Bekasi paling disiplin terapkan protokol kesehatan

Konsisten menerapkan 5M tidak hanya saat berada di depan layar kaca atau televisi tetapi juga saat menjalankan aktivitas sehari-hari.

Oleh sebab itu, penerapan protokol kesehatan oleh figur publik harus betul-betul dari hati sehingga tidak menjadi beban atau sekadar tuntutan saja.

"Mereka ini akan dicontoh oleh orang banyak. Makanya harus komitmen dari awal," ujar Prof Cissy sapaan akrabnya.

Baca juga: Kepatuhan pada protokol kesehatan di Sumatera dan Papua paling rendah

Dikhawatirkan para figur publik yang digandeng pemerintah untuk menangani pandemi hanya menerapkan protokol kesehatan saat di depan kamera saja atau ketika disorot oleh media massa sementara di luar itu tidak dilakukan.

Tidak hanya publik figur, menurut Prof Cissy yang juga Ketua Satgas Imunisasi Ikatan Dokter Anak Indonesia tersebut mengatakan para wartawan sejatinya juga contoh bagi masyarakat luas.

Baca juga: Satpol Tulungagung periksa 10 orang pelanggar prokes pesta ulang tahun

Sebagai contoh ketika menyajikan pemberitaan seputar COVID-19 juga harus patuh protokol kesehatan yakni memakai masker, menjaga jarak dan seterusnya.

"Saya lihat masih ada wartawan yang menyiarkan berita maskernya dilepas saat bicara. Kecuali di tempat yang tidak ada orang mungkin tidak masalah," kata anggota Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) tersebut.

Pada intinya, lanjut dia, apa yang disampaikan kepada masyarakat harus sesuai pula dengan apa yang dilakukan. Selain publik figur, ia menilai pelibatan para tokoh agama dalam menyukseskan vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan sudah baik.

#satgascovid19 #pakaimasker #cucitanganpakaisabun #jagajarak #tidakberkerumun

Baca juga: Kemenkes: Mematuhi prokes tetap penting meski sudah divaksin

Pewarta: Muhammad Zulfikar
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Pemkot Ambon gunakan CCTV Thermal Scan untuk pelanggar prokes

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar