Masyarakat bisa ikut uji coba KRL Solo-Yogyakarta mulai 1 Februari

Masyarakat bisa ikut uji coba KRL Solo-Yogyakarta mulai 1 Februari

Ilustrasi: Petugas melintas didekat Kereta Rel Listrik (KRL) saat berada di Stasiun Klaten, Jawa Tengah, Jumat (4/12/2020). ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho/foc.

Tanggal 1 Februari masyarakat bisa ikut uji coba, sampai tanggal 7 Februari
Solo (ANTARA) - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) akan menguji coba Kereta Rel Listrik (KRL) rute Solo-Yogyakarta untuk masyarakat mulai bulan Februari 2021.

"Tanggal 1 Februari masyarakat bisa ikut uji coba, sampai tanggal 7 Februari. Untuk tarifnya sudah ditentukan Pak Dirjen (Dirjen Perkeretaapian) sebesar Rp1," kata Direktur Utama PT KCI Wiwik Widayanti pada acara webinar "Hadirnya KRL Solo-Yogya" di Solo, Selasa.

Ia berharap melalui uji coba tersebut masyarakat dapat mengetahui bagaimana pelayanan di dalam KRL. Sedangkan untuk pelaksanaan uji coba secara terbatas akan dilakukan mulai tanggal 20 Januari.

Menurut dia, pada uji coba terbatas yang akan dilaksanakan hingga tanggal 31 Januari 2021 akan melibatkan instansi pemerintah dan sejumlah mitra kerja.

Baca juga: Investasi elektrifikasi KRL Yogyakarta-Solo capai Rp1,2 triliun

Sementara itu, kata dia, untuk panjang jaringan KRL Solo-Yogyakarta sendiri kurang lebih 60 kilometer. Sedangkan untuk total perjalanan rencananya akan sebanyak 20 perjalanan/hari dengan waktu tempuh masing-masing sekitar 58 menit.

Untuk stasiun operasional, lanjutnya, pada rute tersebut ada sebanyak 11 stasiun, yaitu Stasiun Yogyakarta, Lempuyangan, Maguwo, Prambanan, Srowot, Klaten, Ceper, Delanggu, Gawok, Purwosari, dan Solobalapan.

Untuk melengkapi pelayanan KRL, kata dia, PT KAI kembali membuka sejumlah stasiun yang sebelumnya tidak melayani pengguna.

Baca juga: KRL Yogyakarta-Solo bakal segera diuji coba, sebelum beroperasi penuh

"Ini diharapkan mampu mendorong perekonomian di wilayah stasiun di tengah upaya pulih dari pandemi," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Zulfikri mengatakan dipilihnya Solo-Yogyakarta sebagai rute kedua untuk KRL setelah Jabodetabek karena potensi jumlah penduduk yang cukup besar.

"Sehingga layak dikembangkan untuk transportasi massal termasuk aglomerasi. Selain itu, secara teknis kami ada jalur ganda, sehingga kapasitas kami sudah cukup banyak dan layak untuk KRL. Double doubel track juga nanti bisa saja dikembangkan," katanya.

Baca juga: Yogyakarta - Solo segera terhubung dengan KRL

Pewarta: Aris Wasita
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2021

KRL Yogyakarta-Solo mulai uji coba untuk umum

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar