Usaha rumput laut Bekasi bertahan di tengah pandemi

Usaha rumput laut Bekasi bertahan di tengah pandemi

Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja (baju batik) meninjau usaha budi daya rumput laut UMKM Koperasi Maju Bersama di Kampung Gaga RT 04 RW 03 Desa Pantai Mekar, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. ANTARA/Pradita Kurniawan Syah

Alhamdulillah pandemi COVID-19 ini tidak mempengaruhi usaha kami, bahkan budi daya rumput laut kini menjadi salah satu usaha unggulan khususnya di Kecamatan Muaragembong
Cikarang, Bekasi (ANTARA) - Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) budi daya rumput laut di Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat masih mampu bertahan dan menunjukkan eksistensinya meski di tengah situasi pandemi COVID-19.

"Alhamdulillah pandemi COVID-19 ini tidak mempengaruhi usaha kami, bahkan budi daya rumput laut kini menjadi salah satu usaha unggulan khususnya di Kecamatan Muaragembong," kata Ketua UMKM Koperasi Maju Bersama Junaedi Idih di Cikarang, Rabu.

Koperasi yang berlokasi di Kampung Gaga RT 04 RW 03 Desa Pantai Mekar itu berdiri sejak tahun 2011. Kini koperasi tersebut menjadi penopang ekonomi bagi 400 orang anggotanya.

Junaedi mengatakan saat ini omzet budi daya rumput laut yang dikelolanya sudah mencapai Rp320 juta per bulan dengan pangsa pasar domestik untuk konsumsi dalam negeri, bahkan mampu menunjang kebutuhan ekspor hingga ke China.

Menurut dia, budi daya rumput laut relatif mudah karena hanya memerlukan satu kali tanam dengan hasil panen berkali-kali.

"Prosesnya mudah, cukup ditebar saja ke tambak. Selain itu budi daya rumput laut juga aman dan tidak berisiko tinggi karena relatif tidak ada penyakit hingga panen tiba," ucapnya.

Pihaknya berharap pemerintah daerah turut mendorong pertumbuhan kelompok budi daya rumput laut agar menjadi usaha unggulan di Kabupaten Bekasi.

"Harapan kami, minta dibantu, biar nanti anak-anak muda di sini tidak usah mencari kerja ke luar Bekasi karena di Muaragembong juga banyak peluang usaha yang membutuhkan tenaga," katanya.

Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja memastikan pemerintah daerah mendukung usaha tersebut agar dapat terus berkembang serta mampu memberdayakan warga sekitar.

"Pemerintah daerah akan terus mensupport agar budi daya rumput laut ini bisa meningkatkan ekonomi masyarakat dan menjadi salah satu usaha unggulan di Kabupaten Bekasi," kata dia.

Baca juga: KKP bangun TSIN, perkuat jejaring rumput laut

Baca juga: KKP hasilkan bibit unggul komoditas rumput laut

Baca juga: Dosen IPB University ciptakan inovasi garam sehat berbahan rumput laut

Baca juga: KKP kembangkan kemasan dari rumput laut guna kurangi sampah plastik

 

Pewarta: Pradita Kurniawan Syah
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Tanggul Citarum jebol, 30 rumah hancur dan warga masih mengungsi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar