Polres Bungo temukan ladang ganja di kawasan perkebunan

Polres Bungo temukan ladang ganja di kawasan perkebunan

Polisi Bungo berhasil menemukan 2 hektare ladang ganja.(ANTARA/HO)

Dari temuan ladang ganja tersebut, kami menemukan barang bukti berupa 36 kilogram ganja kering, 865 batang tanaman daun ganja di atas lahan dua hektare dan satu pucuk senjata api rakitan dengan menangkap dua pelakunya
Jambi (ANTARA) - Tim Satresnarkoba Polres Bungo menemukan ladang ganja seluas dua hektare di kawasan Perkebunan Cabang Limo, Limbur Lubuk Mengkuang, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi.

"Dari temuan ladang ganja tersebut, kami menemukan barang bukti berupa 36 kilogram ganja kering, 865 batang tanaman daun ganja di atas lahan dua hektare dan satu pucuk senjata api rakitan dengan menangkap dua pelakunya," kata Kasat Resnarkoba Polres Bungo, AKP Septa Badoyo melalui keterangan tertulisnya yang diterima, Rabu.

Penemuan ladang ganja itu berkat informasi warga yang diterima polisi dan kemudian dikembangkan dimana hasilnya pada Selasa lalu (19/1) sekitar pukul 01.00 WIB, tim berhasil menangkap dua pelakunya dan menemukan ladang tersebut di Kampung Talang Palembang, Dusun Rantau Tipu, Limbur Lubuk Mengkuang, Bungo.

Baca juga: Polres Jakbar ungkap 557 kasus penyalahgunaan narkoba sepanjang 2020
Baca juga: Bareskrim musnahkan barang bukti 89 kg sabu-sabu dan 290 kg ganja


Kedua pelaku yang ditangkap dari lokasi itu adalah Sudirman alias Sudir (56) dan Kepli alias Kep (24) keduanya adalah warga asal Sumatra Selatan.

Saat dilakukan penggerebekan dilokasi ladang ganja itu polisi menemukan empat bal daun ganja kering yang masing-masing bal berisi empat kg, dua belas ikat daun ganja kering (masing-masing ikat berisi satu Kg, satu unit timbangan, dua plastik biji ganja kering kemudian satu unit sepeda motor tanpa nomor polisi, handphone alat press manual ganja kering dan 865 (delapan ratus enam puluh lima) batang tanaman ganja.

"Atas perbuatannya kedua tersangka dikenakan pasal 114 ayat (2) jo pasal 111 (2), UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika," kata Septa Badoyo.

Kejadian berawal dari informasi yang didapat bahwa Limbur Lubuk Mengkuang, diduga ada perkebunan tanaman ganja dan berdasarkan informasi tersebut tim Satresnarkoba Polres Bungo melakukan penyelidikan di tempat yang di informasikan tersebut dengan dibantu personil dari Polsek Limbur Lubuk Mengkuang.

Untuk menuju ke lokasi ladang ganja itu, diperlukan perjalanan kaki selama empat jam dengan medan perbukitan yang cukup sulit karena perkebunan tanaman ganja itu berada di lereng bukit yang dijaga oleh dua orang laki-laki yang diduga kuat sebagai pemilik dan penanam tanaman ganja tersebut.

Selanjutnya Tim Satresnarkoba melakukan penggeledahan di Seputaran Pondok serta penyisiran di seputaran kebun kopi dengan luas tiga hektar yang dicurigai disisipi tanaman daun ganja dan dari hasil penyisiran tim Satresnarkoba berhasil menemukan 865 (delapan ratus enam puluh lima) batang tanaman daun ganja yang masih tertanam.

Selanjutnya semua barang bukti yang di temukan di perkebunan kopi dan pondok di kumpulkan dan mengamankan dua orang laki-laki tersebut ke Mapolres Bungo guna pengusutan lebih lanjut.

Baca juga: MK tolak gugatan penanam ganja di rumah
Baca juga: Polisi tangkap pengedar ganja di Nabire, Papua

Pewarta: Nanang Mairiadi
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

BNNP Jateng musnahkan sabu dan ganja dari jaringan narkoba lintas provinsi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar