Lady Gaga kenakan simbol perdamaian di pelantikan Joe Biden

Lady Gaga kenakan simbol perdamaian di pelantikan Joe Biden

Lady Gaga menyanyikan Lagu Kebangsaan Amerika Serikat dalam rangkaian seremoni pelantikan Joe Biden sebagai Presiden ke-46 AS di gedung Capitol, Washington, AS (20/1/2021). ANTARA/REUTERS/Brendan McDermid/aa.

Jakarta (ANTARA) - Lady Gaga menunjukkan kemampuan vokalnya sekaligus membagikan pesan perdamaian dalam upacara pelantikan Joe Biden - Kemala Harris.
 
Dilansir People, Kamis, Lady Gaga yang dipercaya menyanyikan lagu kebangsaan Amerika Serikat dalam pelantikan itu tampil menawan dengan mengenakan gaun ballgown dengan atasan menyerupai pullover biru tua yang dipasangi pin berbentuk burung merpati emas yang membawa cabang zaitun, serta bagian rok berwarna merah.

Lady Gaga menyanyikan lagu kebangsaan Amerika Serikat "The Star-Spangled Banner" sambil diiringi musik band dari marinir dalam acara yang diadakan di West Front Gedung Capitol, Washington DC.

"Menyanyikan lagu kebangsaan kami untuk rakyat Amerika adalah kehormatan bagi saya. Saya akan bernyanyi dalam upacara, sebuah transisi, momen perubahan," kicau Lady Gaga di akun Twitternya beberapa menit sebelum penampilannya.

"Tujuan saya adalah mengakui masa lalu, sebagai obat untuk masa kini, dan bersemangat untuk masa depan di mana kami bekerja sama dengan penuh kasih," lanjut Lady Gaga.

Dalam upacara pelantikan itu, Gaga juga tertangkap basah sedang menyapa dan memeluk mantan Presiden Barack Obama. Obama dan Gaga bertemu pertama kali saat masa jabatan pertamanya sebagai kampanye pemilihan ulang di tahun 2011.

Pemenang 11 kali penghargaan Grammy itu sudah tidak asing lagi dengan membawakan lagu kebangsaan: Dia sebelumnya pernah membawakan lagu kebangsaan sebelum kick-off Super Bowl 50 pada 2016, ketika Denver Broncos mengalahkan Carolina Panthers.

Baca juga: Lady Gaga nyanyikan lagu kebangsaan AS di pelantikan Biden-Harris

Baca juga: Cara Rihanna rayakan pelantikan Joe Biden sebagai presiden AS

Baca juga: Pelantikan Presiden AS dimeriahkan lensa Snapchat

Penerjemah: Yogi Rachman
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Akademisi minta pemerintah hati-hati terhadap isu Papua

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar