Artikel

Cara tingkatkan kesehatan finansial selama pandemi

Oleh Maria Rosari Dwi Putri


1. Tekan tombol reset
Menurut sebuah studi dari Laurel Road, 52 persen generasi milenial dan Gen Z menyesali cara mereka menangani keuangan di tahun 2020.

"Saat kita memulai tahun baru, beri diri Anda catatan yang bersih dan setel ulang rencana keuangan Anda. Kebiasaan belanja tahun lalu termasuk di masa lalu harus segera diubah, sekarang Anda harus melihat ke depan," kata Klenotic.

2. Latih kesadaran Anda
Saat membuat keputusan keuangan, Astle mengatakan bahwa berlatih untuk fokus dapat membuat Anda mengendalikan emosi keuangan Anda yang memicu daya beli impulsif.

Menurut Astle, memahami emosi yang sedang Anda alami dapat membantu Ada dalam melakukan pengambilan keputusan yang rasional.

3. Buat anggaran
Luangkan waktu untuk mencatat pendapatan dan pengeluaran Anda.

"Tidak perlu metode yang rumit, dan Anda juga tidak diharapkan untuk melakukan penganggaran yang tepat saat pertama kali mencobanya," kata Klenotic.

Klenotic menyarankan menggunakan aturan 50/30/20 untuk penganggaran. Ketika dijabarkan, itu berarti 50 persen digunakan untuk biaya tetap seperti biaya sewa rumah dan tagihan bulanan lainnya. 30 persen digunakan untuk pengeluaran fleksibel seperti biaya variabel untuk bahan makanan, hiburan, atau belanja. Sementara 20 persen digunakan untuk tujuan finansial seperti membangun dana darurat, membayar hutang kartu kredit, dan menabung untuk masa pensiun.

"Anda bisa memperhatikan apakah pola ini berhasil untuk Anda," kata Klenotic.

Menggunakan aplikasi untuk membantu mengelola dan mengatur anggaran juga dapat dijadikan pilihan.


Baca juga: Olah kreativitas kunci bertahan di industri fesyen kala pandemi

Baca juga: Kreativitas keluarga penting atasi turunnya penghasilan saat pandemi

Baca juga: Melek keuangan digital buat milenial bijak atur uang

Oleh Maria Rosari Dwi Putri
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Pengeluaran yang dapat dihemat ketika tidak mudik

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar