Pemkab Temanggung siapkan Rp2,1 miliar untuk penanganan bencana

Pemkab Temanggung siapkan Rp2,1 miliar untuk penanganan bencana

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Temanggung, Dwi Sukarmei. ANTARA/Heru Suyitno.

Dana kesiapsiagaan pada 2020 tidak mencukupi untuk menanganinya
Temanggung (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, pada 2021 telah menyiapkan anggaran sekitar Rp2,1 miliar untuk penanganan bencana alam di daerah tersebut.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Temanggung, Dwi Sukarmei di Temanggung, Jumat, mengatakan pada 2021 Pemkab Temanggung sudah mengalokasikan sejumlah dana untuk penanganan kebencanaan.

Ia menyebutkan sejumlah dana tersebut meliputi dana rehabilitasi dan rekonstruksi Rp1,3 miliar, air bersih untuk menanggulangi kekeringan Rp113 juta, kesiapsiagaan Rp519 juta, logistik bahan bangunan Rp150 juta, dan logistik kerja bakti Rp49 juta.

"Kami mengajak masyarakat agar tetap waspada dan mengantisipasi datangnya bencana," katanya.

Ia menuturkan bencana alam yang terjadi di Kabupaten Temanggung, pada 2020 sebanyak 219 kejadian menimbulkan kerugian sekitar Rp2,5 miliar.

Menurut dia tanah longsor mendominasi bencana alam di Kabupaten Temanggung pada 2020, dari sebanyak 117 kejadian kerugian mencapai Rp3,3 miliar.

Kemudian bencana angin ribut 59 kejadian dengan kerugian Rp655 juta, bencana kebakaran 28 kejadian kerugian Rp950 juta, dan bencana banjir 15 kejadian dengan kerugian Rp277 juta.

Ia mengatakan pihaknya sudah memaksimalkan dana penanggulangan bencana yang ada untuk membantu korban bencana. Sejumlah bantuan tambahan dari provinsi dan BNPB juga dimaksimalkan untuk menangani bencana yang ada.

"Dana kesiapsiagaan pada 2020 sebenarnya tidak mencukupi untuk menanganinya. Oleh karena itu, kami mengajukan ke provinsi dan BNPB dan hasilnya bisa digunakan untuk melengkapi penanganan bencana," katanya.

Ia menyampaikan pihaknya telah melaksanakan kegiatan fisik akibat bencana tanah longsor sebanyak 15 titik, meliputi rumah hingga saluran irigasi yang rusak dengan dana rehab rekon BPBD.

Selain itu, ada juga bantuan korban bencana, pembangunan fisik bangunan rusak, hingga pelatihan kebencanaan kepada desa. 

Baca juga: BMKG segera pasang alat deteksi gempa di Temanggung dan Kudus

Baca juga: Temanggung bentuk satgas bencana kekeringan

Baca juga: Longsor terjadi di Kaloran dan Pringsurat Temanggung

Pewarta: Heru Suyitno
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Pemkab Temanggung ajukan 3.000 formasi perekrutan P3K

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar