Satgas: jaga kondisi diri sehat sebelum menerima vaksin COVID-19

Satgas: jaga kondisi diri sehat sebelum menerima vaksin COVID-19

Ariel Noah usai mengikuti vaksinasi COVID-19. ANTARA/HO-Pemkot Bandung/aa.

Jakarta (ANTARA) - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengatakan setiap calon penerima vaksin harus menjaga kondisi diri tetap sehat sebelum menerima vaksin COVID-19.

"Masyarakat tentunya harus dalam keadaan sehat jadi sebenarnya prinsipnya kalau mau divaksin tentunya orang yang mau divaksin itu adalah orang yang sehat. Maka dari itu harus jaga kesehatannya supaya fit terus sehingga pada saat divaksin dalam kondisi betul-betul sehat," kata Wiku saat dihubungi ANTARA, Jakarta, Sabtu malam.

Baca juga: Ahli : Vaksinasi tahap satu penentu keberhasilan tahap selanjutnya

Wiku menuturkan sebelum memberikan vaksin, tenaga kesehatan atau dokter akan memeriksa kesehatan calon penerima vaksin.

Calon penerima vaksin harus menjaga kesehatan seperti melalui asupan gizi yang baik, pola hidup bersih dan sehat serta melakukan protokol kesehatan. Protokol kesehatan mencakup antara lain memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

"Sebelum divaksin pastikan selalu protokol kesehatan ketat disiplin supaya tidak tertular," tutur Wiku.

Baca juga: Vaksin pertama di bawah COVAX bisa sampai Ukraina Februari

Selain menjaga kesehatan, Wiku mengatakan para penerima vaksin juga harus menerapkan protokol kesehatan dengan ketat baik sebelum maupun setelah diberi vaksin.

"Jadi protokol kesehatan dan menjaga imunitasnya, istirahat yang cukup, olahraga yang cukup, makan makanan yang bergizi selama itu sehingga proses vaksinasinya bisa berjalan dengan baik," ujar Wiku.

Baca juga: Vaksin sekarang arahkan investor, bukan laba emiten dan data ekonomi

Pada pemberian vaksin COVID-19 kali ini, para penerima vaksin akan menerima dua kali suntikan dengan jangka waktu jeda dua pekan antara suntikan pertama dengan suntikan kedua atau booster.

Baca juga: Gubernur Sumbar: Hoaks di medsos buat orang tolak vaksin
***3***

Pewarta: Martha Herlinawati S
Editor: Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Kasus mingguan COVID-19 turun 25 persen karena penurunan testing

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar