Penjualan online ponsel di Asia Tenggara meningkat

Penjualan online ponsel di Asia Tenggara meningkat

Suasana pusat penjualan ponsel di Jakarta, Selasa (15/9/2020). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/pras/pri. (ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)

Jakarta (ANTARA) - Perusahaan riset pasar Counterpoint Research melaporkan bahwa rasio segmen online di pasar smartphone Filipina, Vietnam, Thailand dan Indonesia meningkat 8 persen year-on-year pada kuartal ketiga tahun 2020.

"Samsung Electronics, Vivo dan Oppo memiliki pangsa pasar yang lebih tinggi di pasar offline sedangkan Xiaomi dan Realme melakukannya di pasar online," menurut laporan Counterpoint Research, dikutip dari laman Business Korea, Senin.

Baca juga: Samsung pimpin pasar ponsel 5G Eropa semester I 2020

Di Indonesia, penjualan smartphone secara online dilaporkan menyumbang 20 persen dari keseluruhan penjualan smartphone.

Perusahaan riset pasar tersebut mengatakan bahwa rasio itu akan terus meningkat sehubungan dengan COVID-19.

Pada kuartal ketiga tahun lalu, Oppo mencatatkan pangsa 20 persen di pasar smartphone empat negara, diikuti oleh Samsung Electronics, yakni 19 persen.

"Vivo menduduki puncak pasar offline Indonesia dan Filipina, Xiaomi melakukannya di pasar online Indonesia, Thailand, dan Vietnam, dan Samsung Electronics melakukannya dengan pangsa sekitar 40 persen di pasar offline Vietnam," Counterpoint menjelaskan.

Baca juga: Bidik gamers, Sharp Indonesia incar kenaikan triple penjualan ponsel

Baca juga: vivo rajai pasar smarphone Indonesia Q3 2020

Baca juga: Samsung dan Huawei pimpin pasar ponsel 5G

Penerjemah: Arindra Meodia
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Pasar Pintar, aplikasi belanja warga Bandung di tengah pandemi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar