PMI berhasil pertemukan kembali keluarga yang terpisah akibat gempa

PMI berhasil pertemukan kembali keluarga yang terpisah akibat gempa

Relawan PMI Sulbar saat memberikan layanan pemulihan hubungan keluarga atau RFL kepada para pengungsi korban korban gempa di Kabupaten Mamuju, Sulbar dengan cara memberikan layanan telepon gratis. ANTARA/HO-Humas PMI Sulbar.

Sukabumi, Jabar (ANTARA) - Palang Merah Indonesia (PMI) berhasil menemukan penyintas gempa bumi di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat yang terpisah dengan keluarganya saat bencana meluluhlantakkan permukiman warga sehingga hubungan keluarga menjadi hilang kontak atau terputus.

"Dalam membantu warga yang hilang kontak atau terpisah akibat gempa,, kami mendirikan dua posko layanan pemulihan hubungan keluarga atau Restoring Family Links (RFL) agar masyarakat yang kehilangan atau tidak bisa menghubungi keluarganya bisa melapor ke posko tersebut," kata Koordinator Layanan Bidang RFL PMI Provinsi Sulawesi Barat Muh Ikbal melalui sambungan telepon, Senin.

Menurutnya, dua pokso layanan RFL berlokasi di Markas PMI Provinsi Sulawesi Barat Jalan RE Martadinata Mamuju (Kompleks RSUD Regional) dan Pos Aju PMI Kabupaten Majene di Jalan Poros Majene - Mamuju.

Baca juga: PMI bangun gudang logistik permudah distribusi bantuan ke korban gempa

Hingga saat ini sudah ada 24 warga yang mengajukan permohonan agar bisa menghubungi dan dipertemukan kembali dengan keluarganya yang terpisah saat gempa mengguncang Mamuju dan Majene beberapa waktu lalu.

Dari 24 warga yang mengajukan permohonan, hingga saat in sudah enam orang di antaranya yang berhasil dipertemukan kembali dengan keluarganya. Harus diakui, saat gempa mengguncang membuat warga tercerai berai untuk menyelamatkan diri.

Sehingga setelah itu mereka menjadi terpisah seperti berbeda tempat pengungsian dan lain hal. Untuk permohonan pihaknya menyediakan layanan pengaduan dengan format "Saya Selamat" bagi yang ingin dipertemukan dengan keluarganya dan format "Saya Mencari" bagi penyintas yang mencari tahu keberadaan keluarganya.

Selain itu, PMI menyediakan layanan telepon gratis bagi masyarakat yang ingin berkomunikasi dengan keluarganya. Hingga saat ini, lembaga kemanusiaan terbesar di Indonesia itu terus bekerja membantu masyarakat terdampak bencana dengan memberikan berbagai pelayanan.

Baca juga: PMI: Penyemprotan disinfektan difokuskan objek kerap disentuh warga

Pihaknya mengimbau kepada penyintas yang merasa kehilangan kontak atau terpisah dengan keluarganya bisa melaporkan langsung ke posko RFL ataupun bisa melalui relawan PMI yang tengah bertugas di lapangan yang nantinya membantu proses pencarian yang berkoordinasi dengan posko.

"Kami dari layanan RFL PMI Provinsi Sulbar terus berupaya mengumpulkan pelaporan dari masyarakat untuk mempersatukan kembali keluarga yang terpisah. Kemudian bagi warga yang tidak bisa datang ke posko bisa mengakses websiet https://familylinks.icrc.org/indonesia-crisis/id/pages/home.aspx," tambah Ikbal.

Layanan RFL merupakan bantuan yang diberikan PMI kepada masyarakat yang mengalami putus kontak atau hilangnya komunikasi dengan keluarganya akibat bencana alam, konflik bersenjata atau kasus kemanusiaan lainnya seperti adopsi dan migrasi. 

Baca juga: Relawan PMI kembalikan keceriaan anak penyintas bencana gempa Sulbar

Pewarta: Aditia Aulia Rohman
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

PMI Jember normalisasi sumur warga pascabanjir

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar