Saham Tokyo dibuka lebih rendah karena aksi ambil untung

Saham Tokyo dibuka lebih rendah karena aksi ambil untung

Seorang pria yang memakai masker, saat wabah penyakit virus corona (COVID-19), melintasi papan elektronik yang menunjukkan indeks Nikkei di pasar saham di kawasan bisnis di Tokyo, Jepang, Senin (4/1/2021). ANTARA/REUTERS/Kim Kyung-Hoon/am.

Indeks acuan Nikkei kehilangan 140,43 poin atau 0,49 persen menjadi diperdagangkan di 28.681,86 poin
Tokyo (ANTARA) - Saham-saham Tokyo dibuka lebih rendah pada perdagangan Selasa pagi, karena investor memilih untuk mengambil untung menyusul penutupan Nikkei di tertinggi 30 tahun sehari sebelumnya, dengan kemunduran saham AS semalam menambah penghindaran risiko.

Pada pukul 09.15 waktu setempat, indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) kehilangan 140,43 poin atau 0,49 persen, dari penutupan Senin (25/1/2021), menjadi diperdagangkan di 28.681,86 poin. Sehari sebelumnya, indeks Nikkei 225 naik 190,84 poin atau 0,67 persen menjadi 28.822,29 poin, menandai penutupan tertinggi sejak 3 Agustus 1990.

Sementara itu, dikutip dari Xinhua, indeks Topix yang lebih luas dari seluruh saham papan utama di pasar Tokyo berkurang 5,95 poin atau 0,32 persen, menjadi diperdagangkan pada 1.856,05 poin. Indeks Topix naik 5,36 poin atau 0,29 persen menjadi 1.862,00 poin pada akhir perdagangan Senin (25/1/2021).

Saham-saham perusahaan yang terkait dengan produk karet, transportasi laut dan peralatan transportasi merupakan yang menurun paling banyak pada menit-menit pembukaan setelah perdagangan pagi.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar