Kemenkeu nilai vaksinasi berikan sentimen positif ungkit perekonomian

Kemenkeu nilai vaksinasi berikan sentimen positif ungkit perekonomian

Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Nathan Kacaribu dalam diskusi daring di Jakarta, Senin (12/10/2020). ANTARA/AstridFaidlatulHabibah.

Vaksinasi memberikan sentimen positif dan hasilnya real bisa menaikkan aktivitas ekonomi masyarakat khususnya korporasi supaya bisa hire tenaga kerja yang sempat lay off pada 2020
Jakarta (ANTARA) - Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Nathan Kacaribu menilai program vaksinasi COVID-19 telah mampu memberikan sentimen positif terutama dalam mengungkit aktivitas perekonomian masyarakat.

“Vaksinasi memberikan sentimen positif dan hasilnya real bisa menaikkan aktivitas ekonomi masyarakat khususnya korporasi supaya bisa hire tenaga kerja yang sempat lay off pada 2020,” katanya dalam acara Akselerasi Pemulihan Ekonomi di Jakarta, Selasa.

Febrio menegaskan program vaksinasi harus berjalan secara efektif dan baik sekaligus dibarengi oleh masyarakat yang disiplin melaksanakan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan, serta menjaga jarak.

Ia menuturkan hal tersebut akan mampu menekan kasus COVID-19 sehingga tidak perlu lagi pembatasan-pembatasan berdampak pada pengurangan aktivitas ekonomi.

“Harapan kami masyarakat bisa mendukung proses vaksinasi karena dengan demikian kita bisa pulihkan aktivitas perekonomian lebih baik,” ujarnya.

Febrio juga memastikan pemerintah akan terus mendukung program pemulihan ekonomi nasional (PEN) pada tahun ini yakni melalui disiapkannya anggaran sebesar Rp553,09 triliun.

Menurutnya, perlindungan sosial yang masuk dalam program PEN sangat efektif dalam membantu masyarakat terutama kelas bawah untuk menghadapi dampak pandemi COVID-19.

Sementara itu, untuk masyarakat kelas menengah atas masih menunggu adanya optimisme dari perekonomian karena pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) di perbankan sangat tinggi.

“Artinya masyarakat mampu kelas menengah ke atas tidak belanja bukan karena tidak ada uang tapi karena mobilitas dibatasi,” katanya.

Oleh sebab itu, Febrio menyatakan program vaksinasi harus berjalan dengan baik agar mobilitas dapat meningkat sehingga DPK masyarakat menengah ke atas di perbankan bisa mengalir untuk kegiatan konsumsi.

“DPK masyarakat menengah ke atas di bank bisa mengalir lagi untuk belanja dan dorong roda perekonomian lebih cepat,” ujarnya.

Baca juga: Sri Mulyani: Vaksinasi COVID-19 bawa harapan ekonomi RI segera pulih
Baca juga: Rupiah ditutup menguat, ditopang vaksinasi dan data positif ekonomi RI
Baca juga: Ekonom: Program vaksinasi bantu topang perekonomian domestik

Pewarta: Astrid Faidlatul Habibah
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Ribuan pedagang di Kota Tangerang divaksinasi COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar