Sulsel rampungkan pembangunan jalan buka daerah terisolir di Selayar

Sulsel rampungkan pembangunan jalan buka daerah terisolir di Selayar

Gubernur Sulsel bersama forkopimda meninjau jalan terisolir di Sinjai dan telah siap digunakan.ANTARA/HO/Humas Pemprov Sulsel

fokus membuka akses jalan untuk daerah-daerah yang terisolasi
Makassar (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan merampungkan pembangunan ruas jalan untuk membuka daerah terisolir di Kabupaten Selayar yakni ruas Tanabau-Ngapaloka-Pattumbukung sepanjang 3,50 kilometer dengan lebar 5,60 meter.

Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdullah mengatakan pembangunan jalan di berbagai daerah di Sulsel merupakan wujud dari program unggulan Sulsel Terkoneksi.

"Yakni fokus membuka akses jalan untuk daerah-daerah yang terisolasi sehingga kita harapkan dapat meningkatkan taraf ekonomi masyarakat,” kata Nurdin dalam keterangannya di Makassar, Selasa.

Baca juga: Longsor di Palopo dua rumah amblas dan jalan Palopo-Rantepao terputus

Perhatian Pemprov Sulsel terhadap daerah bukan hanya di Selayar saja, namun hampir di semua daerah. Terlebih daerah yang memiliki potensi wisata yang menjanjikan, seperti Selayar, Bulukumba, Tana Toraja dan Toraja Utara, serta daerah lainnya.

“Biar kecil program kita, tapi bisa dinikmati dan kita kerjakan secara maksimal. Tolong maksimalkan semua pekerjaan seperti rest area. Bayangkan kalau itu jadi, banyak usaha yang bisa berjalan,” ujarnya.

Menurut Nurdin, kunci kesuksesan dalam mengelola keuangan daerah khususnya di Pemprov Sulsel ini, bagaimana kerja tim dan kolaborasi yang baik, menjadi penentu keberhasilan program di masing-masing OPD.

Baca juga: Kepulauan Selayar disiapkan Sulsel jadi daerah wisata andalan

“Kuncinya jangan jalan sendiri-sendiri, karena kalau jalan sendiri-sendiri, Rp60 triliun anggaran pun tidak cukup,” katanya.

Nurdin minta pelaksanaan seluruh program dipercepat serta fokus di tahun 2021 ini. APBD 2021 ini betul-betul fokus digunakan dan dinikmati oleh masyarakat.

Baca juga: Basarnas evakuasi korban KM Lapamas di Perairan Selayar

Caranya, dengan berkomunikasi dan kolaborasi bersama OPD lingkup Pemprov Sulsel, pemerintah kabupaten kota, dan pemerintah pusat.

“Percepat semua program kita, karena penajaman sudah di depan gerbang kita. Ini harus betul-betul menjadi perhatian dan semasih kita punya uang. Kita harus memanfaatkan dengan baik anggaran yang ada,” sebutnya.

Baca juga: Pemprov Sulsel targetkan vaksinasi nakes selesai Maret 2021

 

Pewarta: Abdul Kadir
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar