Brazil larang masuk pendatang Afrika Selatan terkait varian baru COVID

Brazil larang masuk pendatang Afrika Selatan terkait varian baru COVID

Ilustrasi - Gambar Presiden Brazil Jair Bolsonaro dengan tulisan "Berapa banyak kematian hingga pemakzulan" diproyeksikan di sebuah gedung sebagai bentuk protes atas kebijakannya mengenai wabah penyakit virus corona (COVID-19) dan krisis kesehatan Manaus di kawasan Santa Cecilia, Sao Paulo, Brasil, Jumat (15/1/2021). ANTARA FOTO/REUTERS/Amanda Perobelli/RWA/djo.

Penerbangan internasional tujuan Brazil dari negara asal atau yang transit di Inggris Raya dan Irlandia Utara, serta Republik Afrika Selatan untuk sementara waktu dilarang
Brasilia (ANTARA) - Brazil pada Selasa (26/1) melarang masuk pendatang asal Afrika Selatan guna menghentikan penyebaran virus corona varian baru dari negara tersebut, menurut surat kabar pemerintah federal.

Pelarangan itu merupakan aturan tambahan, yang sebelumnya diberlakukan terhadap pendatang dari Inggris, yang juga melaporkan varian baru COVID-19. Brazil, yang menghadapi pandemi COVID-19 paling mematikan kedua di dunia, juga menemukan varian baru COVID-19 di wilayah utara, yang diyakini oleh para ahli lebih menular.

"Penerbangan internasional tujuan Brazil dari negara asal atau yang transit di Inggris Raya dan Irlandia Utara, serta Republik Afrika Selatan untuk sementara waktu dilarang," bunyi pemberitahuan tersebut.

Kebijakan itu berlaku bagi semua orang yang berada di negara-negara tersebut "selama 14 hari terakhir", katanya.

Siapa pun yang melanggar aturan, maka akan dilakukan tindakan penahanan, pemulangan, deportasi atau permintaan suaka mereka ditolak, demikian pengumuman terkait.

Sumber: Reuters

Baca juga: Biden batasi perjalanan untuk Afrika Selatan, Eropa, Brazil
Baca juga: Lab Minnesota konfirmasi kasus COVID-19 pertama terkait varian Brazil
Baca juga: Brazil catat penambahan 69.198 kasus dan 1.151 kematian COVID

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar