Saham Jerman rontok, indeks DAX 30 ditutup terjun 1,81 persen

Saham Jerman rontok, indeks DAX 30 ditutup terjun 1,81 persen

Berita hasil pemilihan presiden Amerika Serikat 2020 terlihat di layar televisi di bursa saham di Frankfurt, Jerman, Kamis (4/11/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/Kai Pfaffenbach/foc/cfo

...hanya satu saham yang berhasil mencetak keuntungan, sementara 29 saham lainnya mengalami kerugian
Frankfurt (ANTARA) - Saham-saham Jerman rontok pada penutupan perdagangan Rabu (27/1/2021), berbalik merosot dari kenaikan tajam sehari sebelumnya, dengan indeks acuan DAX 30 di Bursa Efek Frankfurt terjun 1,81 persen atau 250,53 poin menjadi menetap di 13.620,46 poin. Indeks acuan DAX 30 melonjak 1,66 persen atau 227,04 poin menjadi 13.870,99 poin pada Selasa (26/1/2021), setelah anjlok 1,66 persen atau 230,02 poin menjadi 13.643,95 poin pada Senin (25/1/2021), dan tergerus 0,24 persen atau 32,70 poin menjadi 13.873,97 poin pada Jumat (22/1/2021).

Dari 30 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks DAX 30, hanya satu saham yang berhasil mencetak keuntungan, sementara 29 saham lainnya mengalami kerugian.

Baca juga: Saham Jerman turun tipis pada awal perdagangan Rabu

Perusahaan jasa pemesanan dan pengiriman makanan daring multinasional Eropa, Delivery Hero, mengalami kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya terpuruk 4,76 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan farmasi Merck yang kehilangan 3,67 persen dan perusahaan produsen berbagai bahan baku berbahan dasar poliuretan dan polikarbonat Covestro AG terpangkas 3,35 persen.

Baca juga: Saham Singapura ditutup menguat, indeks STI terdongkrak 0,45 persen

Perusahaan telekomunikasi Deutsche Telekom adalah satu-satunya saham unggulan yang mampu mencetak keuntungan, dengan harga sahamnya menguat 0,63 persen.

Perusahaan perangkat lunak multinasional SAP adalah saham yang paling banyak diperdagangkan sepanjang hari, dengan nilai transaksi mencapai 516,19 juta euro (625,31 juta dolar AS).

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar