Kemarin potensi kasus COVID-19 hingga nasib guru honorer

Kemarin potensi kasus COVID-19 hingga nasib guru honorer

Salah seorang warga melakukan tes cepat antigen di salah satu layanan kesehatan di Jakarta. ANTARA/Muhammad Zulfikar

Jakarta (ANTARA) - Beragam peristiwa terjadi di Indonesia pada Rabu (27/1), mulai dari potensi kasus COVID-19 "under-reported" masih ada hingga Moeldoko siap perjuangkan nasib guru dan tenaga kependidikan honorer. Berikut sajian berita kesejahteraan rakyat (kesra) yang dirangkum LKBN ANTARA.

1. Wiku: Potensi kasus COVID-19 under-reported masih ada

Juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengatakan potensi kasus COVID-19 yang under-reported atau kurang dilaporkan masih ada, namun jumlahnya semakin sedikit.

Selengkapnya baca di sini

2. Presiden janji benahi pelaksanaan vaksinasi COVID-19

Presiden Joko Widodo berjanji membenahi pelaksanaan vaksinasi COVID-19, termasuk menangani kendala dalam vaksinasi tenaga kesehatan.

Selengkapnya baca di sini

3. Gunung Merapi meluncurkan 14 kali awan panas guguran

Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu mengeluarkan awan panas guguran sebanyak 14 kali dengan jarak luncur maksimum sejauh 1.500 meter ke arah barat daya atau hulu Kali Krasak dan Boyong.

Selengkapnya baca di sini

4. Kasus aktif COVID-19 capai sekitar 126.000 per 24 Januari 2021

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 mencatat jumlah kasus aktif penyakit akibat terinfeksi virus corona jenis baru itu terus bertambah, hingga mencapai sekitar 126.000 orang pada pekan terakhir Januari 2021.

Selengkapnya baca di sini

5. Moeldoko siap perjuangkan nasib guru dan tenaga kependidikan honorer
Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko menyatakan siap memperjuangkan nasib guru dan tenaga kependidikan honorer di seluruh Indonesia.

Selengkapnya baca di sini

Pewarta: Muhammad Zulfikar
Editor: Muhammad Yusuf
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Pemkab Temanggung ajukan 3.000 formasi perekrutan P3K

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar