Jerman akan larang pengunjung dari Inggris, Portugal terkait COVID-19

Jerman akan larang pengunjung dari Inggris, Portugal terkait COVID-19

Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier memyalakan lilin dekat jendela Istana Bellevue Berlin di tengah mewabahnya virus corona (COVID-19) di Berlin, Jerman, Rabu (20/1/2021). Gambar diambil 20 Januari 2021. ANTARA FOTO/Jesco Denzel/BPA/Handout via REUTERS/HP/djo.

Brussel (ANTARA) - Jerman tengah mempersiapkan larangan masuk bagi pengunjung dari Inggris, Portugal, Brazil, dan Afrika Selatan untuk menekan penyebaran varian virus corona yang lebih mudah menular, yang telah menyebar di negara-negara tersebut, sebagaimana dikatakan oleh Menteri Dalam Negeri Horst Seehofer pada Kamis.

"Guna melindungi populasi kita, tak boleh ada kedatangan dari daerah-daerah di mana varian virus ini merajalela," ujarnya di sela-sela pertemuan virtual dengan mitra-mitra Uni Eropa.

Belgia telah melarang penduduknya untuk berlibur ke luar negeri hingga Maret untuk memerangi penyebaran varian virus yang lebih mudah menular, namun anggota Uni Eropa lainnya menolak langkah-langkah radikal seperti pelarangan masuk atau perjalanan.

Seehofer berjanji Jerman akan tetap maju dengan rencananya, meski Uni Eropa secara keseluruhan tidak menyetujui langkah tersebut.

"Kita tidak dapat mengharapkan solusi Eropa yang memenuhi harapan kami dalam waktu dekat, jadi kami mempersiapkan langkah nasional," ujarnya.

Menurut Seehofer, transportasi barang dan pasokan alat kesehatan tidak akan terganggu oleh pembatasan yang tengah didiskusikan di tingkat pemerintah itu.

Sumber : Reuters

Baca juga: RS Jerman dikarantina usai puluhan orang positif varian baru COVID
Baca juga: Khawatir varian COVID-19, Jerman perketat aturan bekerja di rumah
Baca juga: Menteri Jerman: Pembatasan COVID harus dilonggarkan bagi yang divaksin


 

Penerjemah: Aria Cindyara
Editor: Azis Kurmala
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Menkes ungkap strategi pelacakan varian virus baru COVID-19 di Indonesia

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar