Menpora dan KONI Aceh bahas infrastruktur PON 2024 dengan PUPR

Menpora dan KONI Aceh bahas infrastruktur PON 2024 dengan PUPR

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali (ketiga kiri) berbicang bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono membahas pembangunan infrastruktur PON 2024 di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Senin (1/2/2021). ANTARA/HO-Kemenpora/aa.

Jakarta (ANTARA) - Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali bersama Ketua KONI Aceh Muzakir Manaf pada Senin duduk bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono membahas rencana pembangunan infrastruktur Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024.

“Saya bertemu Menteri PUPR bersama Ketua KONI Aceh Muzakir Manaf, kemudian juga ada Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Aria Bima serta Ketua DPRD Aceh Dahlan Jamaluddin. Pertemuan ini yakni membicarakan tentang persiapan PON 2024 di Aceh dan Sumatera Utara,” kata Zainudin dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Senin.

Pada kesempatan itu, Menpora dan Ketua KONI Aceh menyampaikan permohonannya agar pembangunan infrastruktur olahraga di Aceh dapat dibantu oleh Kementerian PUPR.

Baca juga: PB PON siapkan skenario jika PON Papua digelar tanpa penonton
Baca juga: Venue panahan PON Papua rampung pada April 2021


Namun Zainudin menyampaikan bahwa pemerintah provinsi Aceh terlebih dahulu harus mempersiapkan rencana pembangunan atau masterplan untuk disampaikan ke Kementerian PUPR.

“Kami sudah sampaikan bahwa harus ada perencanaannya, ada masterplan. Tanpa itu kita tidak tahu apa yang akan dibantu oleh Kementerian PUPR. Nah, nanti dari masterplan itu disampaikan," ujarnya.

Aceh dan Sumatera Utara resmi ditetapkan sebagai tuan rumah bersama PON 2024 sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Menpora Nomor 71 tahun 2020.

Meski digelar tiga tahun lagi, Menpora telah mengimbau jauh-jauh hari kepada tuan rumah PON agar seluruh venue olahraga yang dibangun sesuai dengan standar internasional dari masing-masing federasi cabang olahraga internasional.

“Fasilitas yang disiapkan harus jangka panjang, siap untuk kejuaraan regional dan internasional karena sekarang tuntutannya semua harus standar internasional,” tuturnya.

Apabila seluruh venue olahraga telah sesuai standar internasional, bukan tidak mungkin Indonesia nantinya bisa menjadi tuan rumah ajang besar lainnya, termasuk berbagai ajang kejuaraan dunia.

Tak hanya itu, Indonesia juga siap menyelenggarakan Olimpiade 2032 seandainya terpilih menjadi tuan rumah pesta olahraga terakbar sejagad itu.

Baca juga: Jepang masih berusaha gelar Olimpiade Tokyo musim panas tahun ini
Baca juga: Federasi sebut penundaan Olimpiade timbulkan dampak keuangan buruk


Pewarta: Shofi Ayudiana
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Menpora: Vaksinasi atlet PON & Peparnas selesai Agustus

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar