Dituding melakukan kekerasan, Marilyn Manson dipecat dari label

Dituding melakukan kekerasan, Marilyn Manson dipecat dari label

FILE PHOTO: Marilyn Manson (REUTERS/DANNY MOLOSHOK)

Jakarta (ANTARA) - Label Loma Vista Recordings baru-baru ini memecat salah satu artis yang ia naungi, Marilyn Manson alias Brian Warner, menyusul tuduhan kekerasan dan pelecehan dari selebritas Evan Rachel Wood, yang menyebut pelecehan itu terjadi selama bertahun-tahun.

"Mengingat tuduhan mengganggu oleh Evan Rachel Wood dan wanita lain yang menyebut Marilyn Manson sebagai pelaku kekerasan mereka, Loma Vista akan berhenti mempromosikan albumnya saat ini," kata label itu dalam sebuah pernyataan, dikutip pada Rabu.

"Karena perkembangan yang mengkhawatirkan ini, kami juga memutuskan untuk tidak bekerja dengan Marilyn Manson dalam proyek mendatang," imbuhnya.

Baca juga: Marilyn Manson dituduh lakukan kekerasan oleh mantan tunangan

Baca juga: Marilyn Manson tertimpa properti panggung saat konser


Halaman artis band dihapus dari situs Loma Vista hari ini setelah unggahan media sosial Wood.

Baru-baru ini pada 1 Januari, Loma Vista menawarkan lebih dari 25 item terkait Marilyn Manson melalui situs online-nya, mulai dari vinyl edisi terbatas hingga puzzle "We Are Chaos", kaus kaki, dan lilin, menurut Internet Archive.

Rilisan pertama Manson melalui Concord Loma Vista adalah "The Pale Emperor" yang rilis di tahun 2015. Kepala label utama Concord dan pendiri Loma Vista Tom Whalley pernah bekerja dengan Manson ketika Whalley menjalankan Interscope Records.

"We Are Chaos", album terbaru Manson, rilis pada 11 September 2020, dan debut di No. 8 di Billboard 200 dan di No. 1 di chart Top Rock Albums.

Sebelumnya, Wood menuduh Warner, yang dia temui ketika dia berusia 18 dan Warner berusia 36 dan mulai berkencan dua tahun kemudian. "Dia mulai melakukan 'grooming' kepadaku sejak saya remaja dan melecehkanku selama bertahun-tahun," kata Wood.

"Saya dicuci otak dan dimanipulasi untuk tunduk. Saya sudah selesai hidup dalam ketakutan akan pembalasan, fitnah, atau pemerasan. Saya di sini untuk mengekspos pria berbahaya ini ... sebelum dia menghancurkan lebih banyak jiwa. Saya berdiri dengan banyak korban yang tidak akan lagi diam," kata Wood.

Baca juga: Marilyn Manson beri penghormatan untuk mendiang ayah

Baca juga: Justin Bieber jualan kaus Marilyn Manson

Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar