Saudi tutup akses, KJRI: Pemulangan jamaah umrah sesuai jadwal

Saudi tutup akses, KJRI: Pemulangan jamaah umrah sesuai jadwal

Seorang petugas menunjukan kondisi lengang disekitar Kabah saat ibadah Umroh di Arab Saudi disiarkan langsung lewat media sosial, saat hari pertama kembali beroperasinya kantor Muhibbah Tour, di Kota Pekanbaru, Riau, Selasa (3/11/2020). ANTARA FOTO/FB Anggoro/hp.

Jakarta (ANTARA) - Konsul Haji Konsulat Jenderal Republik Indonesia Jeddah, Endang Jumali, mengatakan pemulangan jamaah umrah Indonesia sesuai jadwal seiring Arab Saudi yang menutup akses kedatangan warga negara dari luar negeri.

"Jadwal kepulangan jamaah umrah masih tetap berjalan, sesuai jadwal. Kalau untuk ke luar dari Saudi, tidak ada masalah," kata Endang kepada wartawan di Jakarta, Rabu.

Diberitakan, otoritas Arab Saudi menutup sementara akses masuk ke wilayahnya bagi pendatang dari 20 negara, termasuk Indonesia. Hanya warga negara Saudi, diplomat, praktisi kesehatan serta keluarga mereka yang diizinkan masuk negara tersebut seiring meningkatnya kasus COVID-19.

Baca juga: Arab Saudi larang masuk WNA asal 20 negara

Saudi sempat membuka penyelenggaraan ibadah umrah pada masa pandemi untuk warga negara di luar kerajaan pada 1 November 2020. Hingga 2 Februari 2021, total kedatangan jamaah umrah asal Indonesia di Arab Saudi mencapai 2.603 orang.

Endang mengatakan saat ini sebanyak 670 jamaah Indonesia masih berada di Arab Saudi.

"Mereka sedang menjalankan ibadah umrah dan menunggu jadwal kepulangannya," katanya.

Konsul Haji KJRI Jeddah mengatakan jamaah umrah Indonesia tersebut terus menerapkan protokol kesehatan agar terhindar dari penularan virus SARS-CoV-2.

"Selama di Saudi, mereka tetap harus disiplin menerapkan protokol kesehatan sesuai kebijakan pemerintah setempat," katanya.

Baca juga: Wapres minta Menag Yaqut aktif lobi Arab soal kepastian haji 2021
Baca juga: Arab Saudi akan cabut larangan perjalanan pada 31 Maret

Pewarta: Anom Prihantoro
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Alasan AMPHURI menilai wajar adanya kenaikan biaya haji

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar