Payakumbuh serahkan bekal randang bagi prajurit TNI yang Pamtas RI-PGN

Payakumbuh serahkan bekal randang bagi prajurit TNI yang Pamtas RI-PGN

Penyerahan bantuan bekal Randang dari Pemkot Payakumbuh kepada prajurit TNI dari Yonif 131/BRS yang akan melakukan pengamanan perbatasan (Pamtas) RI-Papua Nugini. (ANTARAHO)

Payakumbuh (ANTARA) - Pemerintah Kota Payakumbuh, Sumatera Barat menyerahkan bantuan bekal masakan randang kepada prajurit TNI dari Yonif 131/BRS yang akan melakukan pengamanan perbatasan (Pamtas) RI-Papua Nugini.

Wakil Wali Kota Payakumbuh, Erwin Yunaz di Payakumbuh, Rabu, mengatakan bantuan randang yang diberikan sebanyak 18 dus dan masing-masing berisi 15 pouch ukuran 250 gram.

"Prajurit TNI Batalyon 131/BRS bertugas mengamankan negara, karena Payakumbuh memproduksi randang, maka penyerahan randang ini sebagai bentuk keikutsertaan kita memberi dukungan kepada prajurit dan randang menjadi bagian kehadiran kita di Papua, selamat bertugas," kata dia saat penyerahan bekal tersebut di Balai Kota Payakumbuh, Rabu.

Baca juga: Prajurit TNI ajarkan wawasan kebangsaan kepada anak di perbatasan

Hadir dalam penyerahan itu Sekda Payakumbuh, Rida Ananda, Kadis Tenaga Kerja dan Perindustrian Wal Asri dan Kepala UPTD Sentra IKM Randang Payakumbuh, Novid Ardy dan diserahkan langsung kepada Komandan Yonif 131/BRS Letkol. Inf. Muhammad Erfani.

Sementara itu, Muhammad Erfani mengatakan mewakili seluruh prajurit, dia sangat apresiasi wali kota, wawako, sekda serta jajaran Pemko Payakumbuh yang telah membantu mereka dengan bekal randang yang sudah jadi.

"Ini dapat meningkatkan moril kami dan sebagai tali asih pemko kepada batalyon," katanya.

Baca juga: DPD RI minta Satgas Pamtas RI-Malaysia bersinergi jaga perbatasan

Sementara itu, Kadis Tenaga Kerja dan Perindustrian seetempat Wal Asri mengatakan randang Payakumbuh dalam bentuk kemasan bila disimpan dapat bertahan selama setahun, manfaat lainnya randang bisa dikirim untuk misi kemanusiaan seperti bantuan bagi korban bencana alam.

"Dengan proses produksi yang tepat randang kita ini dapat bertahan setahun. Sehingga ini dapat menjadi cadangan untuk misi kemanusiaan misalnya bencana alam," ujarnya.

Yonif 131/BRS di Payakumbuh mengirim 450 prajurit untuk menjadi Satgas Pamtas Republik Indonesia-Papua Nugini.

Rencana keberangkatan dari Mako Yonif 131/BRS pada 4 Februari 2021 menuju Dumai pada pukul 14.00 Wib. Nantinya di Dumai akan dilepas oleh Pangdam I Bukit Barisan di Dumai Pada 5 Februari 2021.

Selanjutnya akan berangkat dengan KRI Tanjung Kambani pada 7 Februari 2021 pada pukul 18.00 Wib.***3***

Baca juga: Satgas Pamtas Yonif MR 413 Kostrad bangun teras masjid di Jayapura
Baca juga: 965 kilogram randang untuk korban gempa Palu
Baca juga: "Rahasia" randang diselamatkan teknologi

Pewarta: Miko Elfisha
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Wagub Sumbar imbau masyarakat tidak ragukan vaksin COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar