Liga Italia

Edin Dzeko dicopot dari jabatan kapten usai cekcok dengan pelatih Roma

Edin Dzeko dicopot dari jabatan kapten usai cekcok dengan pelatih Roma

Ekspresi penyerang gaek AS Roma Edin Dzeko saat tampil menghadapi Sampdoria dalam lanjutan Liga Italia di Stadion Olimpico, Roma, Italia, Minggu (3/1/2021). (ANTARA/AFP/Filippo Monteforte)

Sebagai klub kami harus menerapkan disiplin
Jakarta (ANTARA) - Penyerang gaek Edin Dzeko dicopot dari jabatan kapten AS Roma setelah terlibat cekcok dengan pelatih kepala Paulo Fonseca.

Kendati dicopot, manajer umum Roma, Tiago Pinto, menyatakan bahwa Dzeko dan Fonseca telah menyelesaikan perselisihan di antara kedua belah pihak.

Bintang tim nasional Bosnia-Herzegovina itu diasingkan dari skuat Roma sejak kekalahan melawan Spezia dalam 16 besar Coppa Italia pada 19 Januari kemarin.

Bahkan, media-media Italia melaporkan bahwa penyerang berusia 34 tahun itu akan dijual dalam bursa transfer musim dingin kemarin setelah berlatih secara terpisah dari rekan-rekannya.

Baca juga: Roma dinyatakan kalah 0-3 dari Spezia karena kelalaian administratif

"Terkait jabatan kapten, sebagai klub kami harus menerapkan disiplin," kata Pinto dalam jumpa pers sebagaimana dilansir Reuters, Kamis dini hari WIB.

"Sekarang Dzeko bukanlah kapten Roma. Kami akan terus bekerja sama untuk kepentingan Roma di masa mendatang," ujarnya menambahkan.

Sejak didatangkan dari Manchester City pada 2016, Dzeko memegang peranan penting bagi Roma dan musim ini ia telah mencetak delapan gol bagi Giallorossi dalam 20 pertandingan di semua kompetisi.

Baca juga: Roma rampungkan transfer bintang muda AS Bryan Reynolds
Baca juga: Bek Baru Roma Bryan Reynolds sebut dirinya mirip Hakimi dan Cuadrado


Performa Dzeko itu sejauh ini membantu Roma menduduki posisi ketiga Liga Italia dan mencapai babak gugur Liga Europa.

"Sepak bola ibarat sebuah keluarga dan di setiap keluarga selalu ada masalah dan klarifikasi. Ketika itu teratasi, keluarga tersebut akan menjadi lebih kuat," kata Pinto.

"Dzeko seorang pesepak bola profesional, sosok berkarakter kuat yang punya sejarah bagus bersama Roma. Kebaikan bersama Roma lebih utama ketimbang kepentingan pribadi," pungkasnya.

Roma dijadwalkan akan melawat ke markas juara bertahan Juventus pada Sabtu (6/2).

Baca juga: Roma amankan kembali posisi ketiga selepas hancurkan Verona
Baca juga: Klasemen Liga Italia: Duo Milan kembali ke jalur kemenangan

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar