Korut akan terima hampir 2 juta dosis vaksin COVID paruh pertama 2021

Korut akan terima hampir 2 juta dosis vaksin COVID paruh pertama 2021

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un memeriksa lokasi rekonstruksi di sebuah area terdampak topan baru-baru ini, di Provinsi Hamgyong Selatan, Korea Utara, dalam foto tidak bertanggal yang disiarkan oleh Kantor Berita Korea Utara (KCNA), Rabu (14/10/2020). ANTARA FOTO/KCNA via REUTERS/nz/cfo

Jenewa (ANTARA) - Korea Utara diperkirakan akan menerima hampir dua juta dosis vaksin COVID-19 buatan AstraZeneca-Oxford pada paruh pertama tahun ini, demikian diungkapkan badan yang memimpin inisiatif berbagi vaksin, COVAX.

Fasilitas COVAX akan menyalurkan 1,9 juta dosis vaksin yang diproduksi oleh Serum Institute of India, menurut laporan distribusi sementara COVAX pada Rabu (3/2).

COVAX, yang mengamankan vaksin untuk negara-negara miskin, dipimpin bersama oleh aliansi GAVI, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Koalisi untuk Inovasi Persiapan Epidemi, serta UNICEF.

Menurut situs WHO, Korea Utara hingga detik ini belum melaporkan satu pun kasus COVID-19.

Sumber: Reuters


Baca juga: China diyakini beri vaksin COVID-19 untuk Kim Jong Un dan keluarganya

Baca juga: Total dagang China-Korea Utara turun 80 persen saat pandemi COVID-19

Baca juga: Menikmati hiburan Korea Selatan di Korea Utara bisa berujung penjara

​​​​​​​

Pemerintah Indonesia upayakan pengadaan vaksin multilateral COVAX pada 2021

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar