TransJakarta siap integrasikan layanan digital antarmoda transportasi

TransJakarta siap integrasikan layanan digital antarmoda transportasi

Direktur Eksekutif Transformasi Digital TransJakarta Gidianto Saritua dalam peluncuran aplikasi Tije yang mendapatkan pembaharuan sebanyak 6 fitur baru di Kantor TransJakarta, Jumat (5/2/2021). (ANTARA/HO/Humas TransJakarta)

Posisi kami siap, kami siap dan itu bisa cepat kami lakukan
Jakarta (ANTARA) - TransJakarta menyatakan kesiapannya untuk mengintegrasikan data digitalnya dengan moda transportasi lainnya sehingga dapat mendukung perpindahan pengguna transportasi pribadi ke transportasi umum dengan lebih cepat lagi di Ibu Kota.

"Dalam hal ini posisi TransJakarta sudah sangat siap untuk kita terintegrasi dengan moda transportasi lainnya karena basis digital platform yang kita buat berdasarkan 'API management' sehingga sebenarnya kalau dari sisi teknologi di moda transportasi lain sudah tersedia API-nya itu tinggal dihubungkan dan itu sangat cepat," kata Direktur Eksekutif Transformasi Digital PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) Gidionton Saritua di Jakarta, Jumat.

Penegasan itu menanggapi saran Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) terkait pengintegrasian wadah untuk aplikasi daring antarmoda transportasi dalam peluncuran aplikasi TIJE secara daring di Jakarta.

API management adalah sistem pemrograman agar satu aplikasi dapat terkoneksi dengan aplikasi lainnya. Di dalamnya juga terdapat data statistik pengguna hingga laporan performa antar aplikasi.

Baca juga: TransJakarta-LinkAja kolaborasi integrasikan pembayaran tiket digital

Melalui integrasi sistem ini maka sangat dimungkinkan aplikasi-aplikasi yang kini dimiliki masing-masing pengelola transportasi di Jakarta seperti TIJE milik TransJakarta, MRT-J milik MRT Jakarta, dan LRTJ apps milik LRT Jakarta dapat disatukan dalam satu wadah baru sehingga terjadi integrasi layanan digital bagi pengguna transportasi umum.

"Posisi kami siap, kami siap dan itu bisa cepat kami lakukan," tegas Gidion.

Ide integrasi layanan digital antarmoda transportasi disampaikan oleh Ketua DTKJ Harris Muhammadun saat mengisi webinar dalam peluncuran aplikasi #TIJEyangbaru.

Harris mengapresiasi TransJakarta atas diluncurkannya enam fitur baru dalam aplikasi TIJE untuk memudahkan pengguna transportasi mengetahui posisi bus, rute, hingga durasi perjalanan.

Baca juga: Empat pengelola transportasi publik integrasikan pembayaran

Meski demikian, ia mengusulkan agar TransJakarta juga dapat terlibat dalam integrasi layanan digital agar mendorong penggunaan transportasi umum lebih masif dapat terjadi di DKI Jakarta.

Saat ini, integrasi transportasi di DKI Jakarta memang sudah digodok sejak 2018. PT Jaklingko Indonesia menjadi salah satu bukti keseriusan DKI Jakarta untuk mengintegrasikan antarmoda transportasi dari segi pembayaran yang diresmikan pada 2020.

Diharapkan integrasi dari segi digital juga dapat dilakukan agar mempercepat perpindahan pengguna transportasi pribadi ke transportasi umum.

Pewarta: Livia Kristianti
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Anies berencana operasikan 100 bus listrik TransJakarta tahun ini

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar