Liga Inggris

Tuchel utamakan bangun kepercayaan pemain ketimbang hasil

Tuchel utamakan bangun kepercayaan pemain ketimbang hasil

Manajer Chelsea Thomas Tuchel melakukan selebrasi seusai timnya mengalahkan Tottenham Hotspur dalam lanjutan Liga Inggris di Stadion Tottenham Hotspur, London, Inggris, Kamis (4/2/2021). ANTARA/REUTERS/POOL/Clive Rose.

Jakarta (ANTARA) - Manajer Chelsea, Thomas Tuchel, mengaku ia lebih mengutamakan upaya untuk membangun kepercayaan dari para pemain ketimbang mematok hasil positif sebagai targetnya di klub London itu.

Tuchel baru menduduki tampuk kepemimpinan di Chelsea sejak 26 Januari, menyusul pemecatan legenda klub Frank Lampard, dan pelatih asal Jerman itu mengawali tenornya dengan hasil yang cukup menjanjikan.

Dalam tiga pertandingan pertama di bawah Tuchel, Chelsea tidak pernah kalah dan memetik dua kemenangan serta selalu membukukan catatan nirbobol, raihan yang terakhir kali dimiliki oleh Jose Mourinho.

Baca juga: Penalti Jorginho kunci kemenangan tipis Chelsea di markas Spurs

"Dalam sepak bola, hasil tidak selalu melunasi kerja keras," kata Tuchel dilansir laman resmi Chelsea, Sabtu.

"Itu sulit diterima sebagai seorang pelatih, yang selalu ingin mengendalikan dan merencanakan segalanya, tetapi dalam sepak bola, khususnya di Liga Premier, Anda harus menerima bahwa hasil pertandingan di luar kendali," ujarnya menambahkan.

Oleh karena itu, ia menekankan bahwa yang bisa dilakukannya adalah membangun kepercayaan dengan para pemain sembari berharap hasil pertandingan akan mengikuti.

"Kami harus mempercayai satu sama lain supaya mudah berbicara tentang performa tim dan semoga saja hasil pertandingan akan mengikuti," katanya.

Baca juga: Tuchel akui mungkin tak bisa bertahan lama di Chelsea
Baca juga: Tuchel pede bisa pancing kemampuan terbaik Timo Werner


Di sisi lain, selama waktu singkat awal tenornya di Chelsea, Tuchel mengaku menemukan banyak karakteristik kolektif yang menggembirakan di dalam skuatnya, yang membantunya membangun momentum serta energi positif.

"Kami bersama-sama berusaha membawa performa ke level yang menaikkan kemungkinan menang. Tak banyak yang bisa dilakukan, tetapi para pemain turut membangun atmosfer dan energi, menuangkan aspek tambahan ketimbang hanya mengandalkan 11 pemain yang berada di lapangan," ujar Tuchel.

"Itu yang saya rasakan saat ini, bagaimana tim ini mengeluarkan aspek-aspek yang merekatkan satu sama lain, untuk melewati rintangan dan momen sulit serta siap bekerja untuk satu sama lain. Hal-hal semacam ini bisa Anda rasakan walau sulit dijelaskan lewat angka-angka statistika," pungkasnya.

Chelsea saat ini menduduki peringkat keenam klasemen dengan koleksi 36 poin dan hanya terpaut empat poin dari empat besar.

Pada Minggu (7/2), Chelsea akan bertandang ke markas tim juru kunci klasemen, Sheffield United.

Baca juga: Klub Manchester dan Merseyside bersatu kutuk rasisme di media sosial
Baca juga: 63 tahun Tragedi Munich, Ole berharap MU beri penghormatan pantas
Baca juga: Minamino berpeluang debut kala Southampton sambangi Newcastle

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Direksi TVRI patahkan alasan Dewas pecat Helmy soal tayangan asing

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar