BPBD Indramayu masih data daerah terendam banjir luapan sungai

BPBD Indramayu masih data daerah terendam banjir luapan sungai

Warga berada di sekitar rumahnya yang terendam banjir di desa Kenanga, Indramayu, Jawa Barat, Jumat (15/1/2021). ANTARA FOTO/Dedhez Anggara.

kami masih melakukan evakuasi
Indramayu (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, masih mendata daerah yang terendam banjir akibat meluapnya beberapa sungai setelah diguyur hujan pada Minggu (7/2).

"Kami masih mendata daerah mana saja yang terendam, karena air baru sampai ke Indramayu," kata Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kabupaten Indramayu Abdul Fatah di Indramayu, Senin, saat dihubungi melalui telepon seluler.



Fatah mengatakan ada beberapa sungai yang melintas di Kabupaten Indramayu, meluap akibat debit air tinggi setelah diguyur hujan pada Minggu (7/2).

Menurutnya hujan yang terjadi itu hampir merata baik di hulu maupun daerah sepanjang aliran sungai, sehingga mengakibatkan air tidak tertampung.

"Di hulu juga hujannya lama, sehingga membuat daerah hilir seperti Indramayu ini terendam banjir kiriman," tuturnya.

Fatah menambahkan ketinggian air yang merendam juga bervariasi mulai dari 30 sentimeter hingga yang tertinggi yaitu dua meter lebih.

Kondisi itu membuat beberapa warga terpaksa mengungsi, karena tempat tinggalnya sudah tergenang air.

"Di Desa Karangtumaritis, blok satu sampai tujuh ketinggian air lebih dari dua meter dan kami masih melakukan evakuasi," kata Fatah.

Baca juga: Banjir di Indramayu sudah surut

Baca juga: Legislator minta perhatian serius Gubernur terkait banjir Indramayu


Baca juga: 21 SD di Indramayu rawan bencana alam

Pewarta: Khaerul Izan
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Akibat banjir, jalur Pantura jadi posko pengungsian

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar