Investasi ke mata uang kripto minggu lalu capai 245 juta dolar AS

Investasi ke mata uang kripto minggu lalu capai 245 juta dolar AS

Foto dokumen: Representasi mata uang virtual Ethereum yang berdiri di motherboard PC terlihat pada gambar ilustrasi ini, 3 Februari 2018. ANTARA/REUTERS/Dado Ruvic

New York (ANTARA) - Arus masuk investasi ke dana dan produk mata uang kripto mencapai 245 juta dolar AS pada minggu lalu, dengan 80 persen dari uang itu masuk ke ethereum menjelang pencatatan kontrak berjangkanya di Chicago Mercantile Exchange (CME), menurut data terbaru pada Senin (8/2/2021) dari manajer aset CoinShares.

Total arus masuk investasi ke mata uang kripto sejauh tahun ini telah mencapai 2,4 miliar dolar AS, dengan aset kripto yang dikelola mencapai rekor sekitar 37,6 miliar dolar AS. Pada tahun tahun lalu, total arus masuk mencapai 6,7 miliar dolar AS.

Ethereum, mata uang kripto terbesar kedua dalam hal kapitalisasi pasar dan volume, mengumpulkan 195,1 juta dolar AS dari total aliran mingguan. Arus tahunan untuk aset digital itu mencapai hampir 260 juta dolar AS.

Kontrak berjangka Ethereum mulai diperdagangkan di CME pada Minggu malam (7/2/2021).

Sementara itu, Bitcoin mendapat 41,9 juta dolar AS dari aliran mingguan, dengan total 2,02 miliar dolar AS sepanjang tahun ini. Mata uang kripto terbesar itu memiliki arus masuk terendah sejak tertinggi sepanjang masa yang terlihat pada awal Januari.

James Butterfill, ahli strategi investasi di CoinShares, mengatakan meskipun aliran masuk bitcoin lebih rendah, ada "sedikit bukti mengambil untung dengan investor lebih suka membeli dan menahan."

Pada Senin (8/2/2021), bitcoin naik ke tertinggi sepanjang masa di 44.899 dolar AS, setelah Tesla Inc mengatakan telah menginvestasikan sekitar 1,5 miliar dolar AS dalam mata uang virtual dan berharap untuk mulai menerima pembayaran dengan bitcoin untuk mobil dan produk lainnya dalam waktu dekat.

Bersamaan dengan bitcoin, ethereum juga mencapai rekor tertinggi 1.779,43 dolar AS.

“Kami melihat ini (langkah Tesla) sebagai momen penting untuk validasi pasar tetapi tidak terkejut dengan langkah tersebut,” kata David Grider, kepala strategi digital, di Fundstrat Global Advisors.

"Kami kira banyak perusahaan akan melihat kekayaan yang disimpan dan basis konsumen itu dan mulai menerima kripto sebagai alat pembayaran yang lebih besar."

Grayscale, pengelola mata uang digital terbesar di dunia, mencatat aset yang dikelolanya sebesar 30,1 miliar dolar AS minggu lalu, naik dari 27,4 miliar dolar AS pada minggu sebelumnya. CoinShares, pengelola dana kripto terbesar kedua, mengelola aset 3,7 miliar dolar AS pada minggu lalu, juga naik dari 3,4 miliar dolar AS dari akhir Januari.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Uang virtual Libra Facebook tidak berlaku di Indonesia

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar