Bulu tangkis

Hafiz/Gloria harus kerja keras di Eropa agar lolos Olimpiade Tokyo

Hafiz/Gloria harus kerja keras di Eropa agar lolos Olimpiade Tokyo

Foto arsip - Ganda campuran Indonesia Gloria Emanuelle Widjaja (kiri) dan Hafiz Faizal saat tampil pada Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2019 di St. Jakobshalle, Basel, Swiss, 20 Agustus 2019. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Jakarta (ANTARA) - Asisten ganda campuran Indonesia Nova Widianto menuntut Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja bekerja keras dalam tur Eropa untuk mengejar target lolos ke Olimpiade 2020 Tokyo.

Hafiz/Gloria akan mengawali tur Eropa dengan berlaga dalam Swiss Open pada 2-7 Maret yang diikuti dengan German Open pada 9-14 Maret.

“Hafiz/Gloria kita push dari Swiss karena mereka harus mengejar poin untuk lolos ke Olimpiade,” kata Nova dalam laman resmi PBSI, Rabu.

Nova menyebut Hafiz/Gloria masih punya segudang pekerjaan rumah yang perlu diperbaiki menjelang tur Eropa menyusul hasil yang tidak memuaskan dalam Leg Asia, Thailand, Januari lalu. Hafiz perlu meningkatkan kondisi fisik dan daya tahan tubuhnya, sedangkan Gloria perlu menambah kecepatan dan kekuatan.

"Kekurangannya pertama, dari Hafiz yang sempat ngedrop fisik dan daya tahannya karena waktu itu sempat kepotong dia menikah. Ini ada waktu tiga minggu untuk meningkatkan lagi. Sementara dari sisi Gloria di kecepatan dan powernya harus ditambah."

Baca juga: Nova Widianto ungkap kondisi terkini Praveen Jordan

“Hafiz/Gloria polanya lebih membutuhkan fisik yang ekstra. Mereka harus paham itu. Jadi di waktu latihan yang singkat ini mereka harus bisa menutupi kekurangan itu. Yang kemarin saya lihat memang bermasalah di sana, kalau secara pola dan daya juang sebenarnya tidak terlalu buruk,” papar Nova.

Misi Hafiz/Gloria lolos ke Olimpiade bisa dibilang riskan karena mereka menduduki peringkat kedelapan dunia dengan perolehan 65.941 poin, menurut pembaruan peringkat dunia BWF per 9 Februari 2021.

Posisi mereka rentan digeser wakil Inggris Marcus Ellis/Lauren Smith yang menguntit pada posisi sembilan dengan 65.140 poin.

Namun Hafiz/Gloria masih berpeluang menambah poin lewat turnamen kualifikasi Olimpiade Tokyo yang akan kembali dimulai lewat Swiss Open.

Proses kualifikasi menuju Olimpiade 2020 akan berakhir Mei dengan Indian Open sebagai turnamen penutup yang akan dihitung poinnya.

Baca juga: PBSI tarik lima atlet di tiga sektor dari turnamen Swiss Open

Pewarta: Shofi Ayudiana
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Presiden BWF resmi minta maaf terkait insiden All England 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar