Kebakaran lahan kelapa sawit di Agam-Sumbar meluas jadi 15 hektare

Kebakaran lahan kelapa sawit di Agam-Sumbar meluas jadi 15 hektare

Petugas Satgas BPBD Kabupaten Agam, Sumbar, Rabu (10/2/2021) sedang memadamkan api di daerah itu yang terbakar. (FOTO ANTARA/Yusrizal)

Sebelumnya luas lahan yang terbakar hanya 10 hektare. Namun api kembali hidup dan menjalar ke lokasi lain sehingga totalnya menjadi 15 hektare
Lubukbasung, Sumbar (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat menyatakan kebakaran lahan kelapa sawit di Lubuak Gadang, Nagari Durian Kapeh Darusalam, Kecamatan Tanjungmutiara menjadi 15 hektare.

"Sebelumnya luas lahan yang terbakar hanya 10 hektare. Namun api kembali hidup dan menjalar ke lokasi lain sehingga totalnya menjadi 15 hektare," kata Kepala Pelaksana BPBD Agam, Muhammad Lutfi Ar di Lubukbasung, Ibu Kota Kabupaten Agam Rabu.

Ia mengatakan, 15 hektare lahan sawit itu milik tiga orang petani dan korban mengalami kerugian sekitar puluhan juta rupiah.

Saat ini, tambahnya, masih ada beberapa titik api di lahan perkebunan itu.

BPBD Agam menurunkan 10 orang anggota satgas beserta mesin pompa air. Pemadaman api juga melibatkan anggota Polres Agam dan warga sekitar.

Namun pemadaman api terkendala dengan tidak adanya akses jalan di lokasi, sehingga mobil pemadaman kebakaran tidak bisa menuju lokasi.

Selain itu, cuaca cukup panas, angin kencang dan lokasi merupakan tanah gambut yang sulit dalam memadamkan api.

"Kami telah memadamkan titik api, namun dengan tiupan angin cukup kencang, sehingga api kembali hidup," katanya.

Muhammad Lutfi Ar mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan saat cuaca panas ini dengan cara tidak membakar hasil perambahan lahan, tidak membuang puntung rokok dan lainnya, agar lahan tidak terbakar.

Salah seorang pemilik lahan perkebunan, Weri (36) mengakui lahan kelapa sawit miliknya terbakar sekitar empat hektare.

"Sawit dengan usia satu tahun itu hangus terbakar seluruhnya," katanya.

Lahan kepala sawit itu mulai terbakar pada Selasa (9/2) 2021 setelah api dari lahan milik petani lain menyalar ke lokasinya.

Api dengan mudah menyalar ke empat hektare lahan, karena kondisi kering dan ditambah angin cukup kencang. 
 
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Agam, Sumbar Muhammad Lutfi Ar sedang meninjau kebakaran lahan sawit  Lubuak Gadang, Nagari Durian Kapeh Darusalam, Kecamatan Tanjungmutiara ​​​​​, Rabu (10/2/2021). (FOTO ANTARA/Yusrizal)


Baca juga: Lima hektare lahan kelapa sawit warga Agam terbakar

Baca juga: 2.830 hektare kebun kelapa sawit di Agam akan diremajakan

Baca juga: Hujan redakan kebakaran lahan sawit Agam

Baca juga: Buaya muara bertelur di kebun sawit milik warga Agam



 

Pewarta: Altas Maulana
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Wagub Sumbar imbau masyarakat tidak ragukan vaksin COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar