Pemkot Jakbar jadikan kasus vaksinasi selebgram Helena Lim evaluasi

Pemkot Jakbar jadikan kasus vaksinasi selebgram Helena Lim evaluasi

Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto. ANTARA/Devi Nindy/am.

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota Jakarta Barat menjadikan kasus pemberian vaksin COVID-19 kepada selebgram Helena Lim sebagai bahan evaluasi dalam memberikan pelayanan publik.

Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto 
mengingatkan jajarannya agar pemberian vaksin COVID-19 tidak sampai menimbulkan masalah baru dalam penanganan pandemi.

"Kalau saya sih hanya menyampaikan pada Kasudin (Kesehatan) sebagai bahan evaluasi saja, yang jelas hati-hati pada petugas maupun pada masyarakat. Vaksin jangan dipakai main-main, hal-hal kayak begitu, ini kan kemanusiaan," kata Uus di Jakarta, Rabu.

Uus menekankan masa pandemi yang dihadapi saat ini semestinya mementingkan rasa kemanusiaan.

Baca juga: Dinkes DKI investigasi pemberian vaksin ke selebgram Helena Lim
Baca juga: Wagub pastikan segera cek alasan selebgram Helena Lim sudah divaksin


Dia mengatakan perihal pemberian vaksinasi pada selebgram tersebut akan menjadi evaluasi bagi dirinya.

Selain itu dia meminta jajarannya untuk berhati-hati pada oknum yang mempermainkan peruntukkan vaksin, di mana seharusnya pada saat ini vaksinasi ditujukan untuk tenaga kesehatan dan pelayan publik.

"Bagaimana caranya biar COVID-19 segera tuntas, pengobatan selesai, biar masalah selesai, petugas hati-hati, gitu aja sih. Yang penting jadi bahan evaluasi saja buat seluruh warga dan petugas, sama-sama buat kita," ujar dia.
Baca juga: Apotek Bumi keluarkan surat keterangan untuk selebgram Helena Lim

Pewarta: Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Target vaksinasi Banten bertambah menjadi 9,2 juta penerima

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar