Saham Jerman menguat lagi, indeks DAX 30 terkerek 0,06 persen

Saham Jerman  menguat lagi, indeks DAX 30 terkerek 0,06 persen

Grafik indeks harga saham DAX Jerman digambarkan di bursa saham di Frankfurt, Jerman (2-2-2021). ANTARA/REUTERS/Staff/aa.

Frankfurt (ANTARA) - Saham-saham Jerman ditutup sedikit lebih tinggi pada perdagangan Jumat (11/2), memperpanjang kenaikan untuk hari kedua berturut-turut, dengan indeks acuan DAX 30 di Bursa Efek Frankfurt terkerek 0,77 persen atau 8,98 poin, menjadi menetap di 14.049,89 poin.

Indeks DAX 30 menguat 0,77 persen atau 107,94 poin menjadi 14.040,91 poin pada Kamis (11/2), setelah jatuh 0,56 persen atau 78,83 poin menjadi 13.932,97 poin pada Rabu (10/2), dan merosot 0,34 persen atau 48,11 poin menjadi 14.011,80 poin pada Selasa (9/2).

Dari 30 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks DAX 30, sebanyak 15 saham berhasil mencetak keuntungan, sementara 15 saham lainnya mengalami kerugian.

Perusahaan pemasok peralatan dialisis ginjal Fresenius Medical mencatat keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya terangkat 2,23 persen.

Baca juga: Saham Jerman "rebound", indeks DAX 30 berakhir bangkit 0,77 persen

Disusul oleh saham perusahaan jasa keuangan dan perbankan terkemuka Jerman Deutsche Bank yang terdongkrak 1,89 persen, serta perusahaan manufaktur dan elektronik Siemens bertambah 1,32 persen.

Di sisi lain, perusahaan produsen otomotif Volkswagen mengalami kerugian paling banyak (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya jatuh 1,92 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan pemasok komponen otomotif Continental yang kehilangan 1,05 persen, serta perusahaan perangkat lunak multinasional SAP melemah 0,86 persen.

SAP adalah saham yang paling banyak diperdagangkan sepanjang hari, dengan nilai transaksi mencapai 210,62 juta euro (255,02 juta dolar AS).

Baca juga: Saham Jerman ditutup di zona merah, indeks DAX 30 jatuh 0,56 persen

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: D.Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar