Liga Inggris

Klopp lempar handuk soal peluang juara Liverpool

Klopp lempar handuk soal peluang juara Liverpool

Reaksi Manajer Liverpool Juergen Klopp saat mendampingi timnya menghadapi Leicester City dalam lanjutan Liga Inggris, di Stadion King Power, Leicester, Inggris, Sabtu (13/2/2021). ANTARA/REUTERS/POOL/Michael Regan.

Sejujurnya, saya pikir tahun ini kami tidak bisa mengejar jarak itu
Jakarta (ANTARA) - Manajer Liverpool Juergen Klopp seolah melemparkan handuk ke tengah ring, saat ia berkomentar mengenai peluang Liverpool dalam perburuan gelar juara Liga Inggris musim ini.

Liverpool baru saja tersungkur menelan kekalahan 1-3 di markas Leicester City dalam lanjutan Liga Inggris di Stadion King Power, Sabtu, membuat The Reds tertahan di peringkat keempat dengan koleksi 40 poin atau terpaut 10 poin di belakang Manchester City yang ada di puncak serta memainkan dua pertandingan lebih sedikit.

Klopp menilai jarak tersebut hampir tidak mungkin untuk dikejar Liverpool, dengan kata lain mereka di ambang kegagalan mempertahankan gelar juara Liga Premier yang harus mereka tunggu tiga dekade untuk bisa meraihnya.

"Sejujurnya, saya pikir tahun ini kami tidak bisa mengejar jarak itu," kata Klopp, selepas laga dilansir laman resmi Liverpool.

"Ya, saya tidak percaya dengan pertanyaan ini, tapi jawabannya iya," ujar Klopp lagi, saat ditanya Liverpool sudah "kehillangan gelar".

Baca juga: Alisson blunder lagi, Liverpool takluk di markas Leicester

Liverpool sempat unggul lewat gol Mohamed Salah yang susah payah mereka raih pada menit ke-67, tetapi insiden yang dua kali melibatkan VAR berujung gol penyama kedudukan Leicester lewat tendangan bebas James Maddison.

VAR lebih dulu turun tangan untuk menentukan insiden pelanggaran Harvey Barnes terjadi di luar kotak penalti, sebelum kembali dilibatkan untuk mengesahkan gol Maddison yang awalnya disambut hakim garis dengan pertanda offside.

Klopp mengakui timnya sedikit terlalu disibukkan dengan keputusan VAR tersebut, sehingga lengah dan berujung blunder miskomunikasi antara kiper Alisson Becker dengan bek debutan Ozan Kabak yang membuat Leicester membalikkan keadaan lewat gol Jamie Vardy ke gawang tak bertuan.

Baca juga: Kabak: gabung ke Liverpool adalah impian saya
Baca juga: Klopp ungkap kekecewaan Alisson atas blunder yang dibuatnya


"Ya, para pemain terlalu terdistraksi soal itu. Bukan soal tepat tidaknya VAR, tetapi saya kurang senang dengan reaksi pemain setelah kemasukan gol yang membuat kedudukan imbang," katanya.

"Saya tidak tahu, sebab semuanya terjadi begitu cepat dan tiba-tiba kami kebobolan lagi dari sebuah situasi umpan jauh dan kami membuat situasi berbahaya bagi diri sendiri," kata Klopp.

Liverpool selanjutnya akan melakoni leg pertama 16 besar Liga Champions melawan RB Leipzig pada Selasa (16/2), yang harus diungsikan ke Budapest, Hongaria, karena Pemerintah Jerman melarang pendaratan dari Inggris terkait COVID-19.

Lantas, Liverpool harus segera berbenah jika tidak ingin berada dalam posisi yang tak diinginkan, ketika memainkan Derbi Merseyside menjamu Everton di Anfield, Sabtu (20/2) pekan depan.

Baca juga: Leipzig mengungsi ke Budapest untuk jamu Liverpool di Liga Champions
Baca juga: Jadwal Liga Inggris: mampukah Mourinho merusak momentum City?

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Direksi TVRI patahkan alasan Dewas pecat Helmy soal tayangan asing

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar